Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Penanganan Covid

Pemeriksaan Dokumen Kesehatan Diperketat Seiring Berakhirnya Masa Peniadaan Mudik Hari Ini

Pemerintah akan terus memperketat pemeriksaan dokumen kesehatan para pelaku perjalanan meskipun masa peniadaan mudik berakhir hari ini

Pemeriksaan Dokumen Kesehatan Diperketat Seiring Berakhirnya Masa Peniadaan Mudik Hari Ini
Tribunnews.com/Rizki Sandi Saputra
Pemeriksaan swab test antigen secara acak untuk pengendara yang mengarah Jakarta dalam periode arus balik Idul Fitri di Ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek, Minggu (16/5/2021). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pemerintah akan terus memperketat pemeriksaan dokumen kesehatan para pelaku perjalanan meskipun masa peniadaan mudik berakhir hari ini, Senin (17/5/2021).

Hari ini diketahui merupakan hari terakhir masa peniadaan mudik yang sudah berlangsung selama 12 hari.

Ketentuan syarat perjalanan penumpang dalam negeri akan kembali mengacu pada Addendum SE Satgas Nomoe 13.

Pelaku perjalanan udara, laut, kereta api, dan penyeberangan wajib menunjukkan dokumen negatif Covid-19 yang berlaku 1 x 24 jam.

Baca juga: Larangan Mudik Berakhir, Kedatangan Penumpang KA Jarak Jauh di Jakarta Terpantau Landai

Sedangkan untuk pelaku perjalanan darat baik angkutan umum maupun kendaraan pribadi (roda empat dan roda dua), pelaksanaan tes acak Rapid Antigen akan diperpanjang khususnya di jalan nasional menuju Jabodetabek.

Hal ini dilakukan untuk mencegah potensi lonjakan kasus positif Covid-19 sebagai dampak perjalanan paska lebaran yang masih akan berlangsung dalam seminggu ke depan.

Baca juga: Anggota Komisi V Sebut Pemerintah Telah Gagal Jalankan Kebijakan Larangan Mudik

“Hari ini kami bersama Satgas dan Kementerian Kesehatan sepakat untuk untuk terus memperketat pemeriksaan dokumen kesehatan terhadap semua penumpang dan pengguna jalan di semua moda transportasi," kata Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Senin (17/5/2021) dalam keterangan yang diterima.

" Hal ini mempertimbangkan masih besarnya potensi mobilitas yang dilakukan pasca tanggal 17 Mei 2021 khususnya yang berasal dari Sumatera dan Jawa Tengah, Jawa Barat serta Jawa Timur yang masuk ke Jawa atau Jabodetabek," lanjutnya.

Menhub juga meminta kepada seluruh stakeholders transportasi agar memastikan protokol kesehatan dapat diterapkan dengan baik pada fasilitas publik seperti terminal, stasiun, pelabuhan, maupun bandara.

Baca juga: Penumpang KA Jarak Jauh yang Berangkat dari Jakarta Selama Mudik Lebaran Dipastikan Terverifikasi

Jumlah petugas maupun intensitas pengawasannya juga harus ditingkatkan.

Halaman
12
Ikuti kami di
Editor: Adi Suhendi
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas