Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Penanganan Covid

Banyak Nakes di Kudus Terinfeksi Covid-19, 33 Dokter dan 48 Perawat Tambahan Dikerahkan

Pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menerjunkan 33 dokter dan 48 perawat karena banyak tenaga kesehatan yang terkonfirmasi Covid-19

Banyak Nakes di Kudus Terinfeksi Covid-19, 33 Dokter dan 48 Perawat Tambahan Dikerahkan
Tangkap Layar KompasTV
Pelaksana Harian Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kudus Masut. Pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menerjunkan 33 dokter dan 48 perawat di Kudus karena banyak tenaga kesehatan yang terkonfirmasi Covid-19 

TRIBUNNEWS.COM - Banyak tenaga medis yang bekerja menangani pasien di Kabupaten Kudus, Provinsi Jawa Tengah terinfeksi virus Covid-19.

Lantaran banyaknya tenaga kesehatan yang terkonfirmasi Covid-19, pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah lantas menerjunkan 33 dokter dan 48 perawat.

Sebanyak 81 tenaga kesehatan tambahan tersebut diterjunkan tak lain untuk membantu kurangnya tenaga medis dalam mengatasi kasus lonjakan Covid-19 di Kabupaten Kudus.

Dikutip dari tayangan Kompas Siang, Kompas Tv, Rabu (9/6/2021), hal tersebut diungkap Jurnalis Kompas Tv, Iwhan Miftakhudin saat melakukan tinjauan langsung di lapangan.

Iwhan mengatakan, jumlah tenaga bantu tambahan yang terbagi menjadi 33 dokter dan 48 perawat tersebut, didatangkan untuk mengatasi kekurangan tenaga kesehatan di kabupaten ini.

Baca juga: Ledakan Covid Meningkat di Bangkalan dan Kudus, Kemenkes Diminta Lebih Cepat Tanggap

Baca juga: 358 Tenaga Medis di Kudus Terpapar Covid-19, Pemerintah Pusat dan Provinsi Kirim 81 Tenaga Bantu

"(Sebanyak)  33 dokter dan 48 perawat dari kementerian kesehatan lewat Dinas kesehatan Provinsi Kudus (yakni berjumlah) 81, (akan) membantu mem-backup tingginya angka Covid-19 di Kabupaten Kudus," terang Iwhan.

Mengingat, tenaga medis yang terinfeksi virus sebanyak 358 orang.

Dari ke 358 tenaga kesehatan tersebut, 30 di antaranya dokter, 104 perawat, 83 bidan dan 141 tenaga dinas kesehatan.

Sebagian dari mereka mendapat perawatan di rumah sakit rujukan.

Sementara, lainnya menjalani isolasi mandiri.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Penulis: Galuh Widya Wardani
Editor: Tiara Shelavie
Sumber: TribunSolo.com
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas