Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Penanganan Covid

PMI Operasikan Armada Disinfeksi ke Wilayah Zona Merah di Jawa Tengah

Personel PMI Provinsi disiagakan untuk membantu pemerintah setempat menanggulangi lonjakan kasus tersebut.

PMI Operasikan Armada Disinfeksi ke Wilayah Zona Merah di Jawa Tengah
Dok PMI
Mobil Gunner PMI. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Palang Merah Indonesia (PMI) melakukan penguatan dukungan operasi di zona merah, khususnya di Jawa Tengah,  menyusul kenaikan kasus covid-19 di daerah itu dalam beberapa hari belakangan.

Ketua Umum PMI Jusuf Kalla (JK) menerangkan selain penyiagaan personel dan pengiriman logistik, PMI akan mengalihoperasikan sejumlah armada disinfeksi (gunner) ke wilayah-wilayah zona merah.

"Dalam rapat koordinasi, para kepala Markas, khususnya yang di Jawa Tengah, sudah kami instruksikan untuk penguatan operasi. Kami juga di Markas Pusat akan menyediakan logistik yang diperlukan," kata JK dalam keterangannya, Kamis (10/6/2021).

Armada tersebut, lanjutnya, akan didukung tim disinfeksi yang menyisir pemukiman serta fasilitas publik.

Baca juga: Ledakan Covid Meningkat di Bangkalan dan Kudus, Kemenkes Diminta Lebih Cepat Tanggap

Personel PMI Provinsi juga disiagakan untuk membantu pemerintah setempat menanggulangi lonjakan kasus tersebut.

PMI juga mengirimkan masker dan perlengkapan perlindungan diri ke beberapa daerah di Jawa Tengah.

Sejauh ini, dukungan logistik yang telah dikirim di antaranya masker medis, masker kain, alat penyemprot disinfektan, baju hazmat, sarung tangan, serta pail kaporit.

Sekretaris Jenderal PMI Sudirman Said menambahkan, sejumlah kepala markas PMI diinstruksikan menyiagakan jajarannya di posko-posko penyekatan mikro maupun makro.

Mereka diminta aktif melaksanakan promosi kesehatan serta membagikan perlengkapan perlindungan diri ke masyarakat setempat.

"Bukan hanya di Jawa Tengah tapi daerah lain juga berpotensi ada kenaikan. Kita harus antisipasi lebih dini lonjakkan itu," terangnya.

Halaman
12
Ikuti kami di
Penulis: Larasati Dyah Utami
Editor: Hasanudin Aco
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas