Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Virus Corona

Belajar dari Inggris, Pakar: Varian Delta di Kudus Lebih Cepat Menular

Mantan Direktur Penyakit Menular WHO Asia Tenggara Prof Tjandra Yoga Aditama ingatkan Indonesia perlu belajar dari Inggris doal varian Delta.

Belajar dari Inggris, Pakar: Varian Delta di Kudus Lebih Cepat Menular
freepik
Ilustrasi Covid-19. Belajar dari Inggris, Pakar: Varian Delta di Kudus Lebih Cepat Menular 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Rina Ayu

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Mantan Direktur Penyakit Menular WHO Asia Tenggara Prof Tjandra Yoga Aditama mengungkapkan, Indonesia perlu belajar dari perkembangan terakhir dari varian Delta yang juga menyebar di Inggris.

Hal ini dilakukan sebagai upaya antisipasi sebelum varian dari India ini mendominasi kasus Covid-19 di Tanah Air.

Diketahui pada 14 Juni 2021 lalu, diumumkan ada 28 kasus Covid-19 varian B.1.617.2 °atau yang saat ini dinamai varian Delta.

Baca juga: Ada di Kudus dan DKI Jakarta, Hasil Studi : Varian Delta Dapat Memperburuk Kekebalan Tubuh

Baca juga: Hasil Penelitian UGM, 28 dari 34 Sampel Spesimen Covid-19 di Kudus adalah Virus Corona Varian Delta

"Pada 11 Juni 2021 lalu, otoritas kesehatan masyarakat di Inggris juga baru menyampaikan perkembangan terakhir varian ini, yang empat hasilnya perlu kita pakai sebagai bahan antisipasi," kata dia dalam keterangan yang diterima, Selasa (15/6/2021).

Prof Tjandra Yoga Aditama
Prof Tjandra Yoga Aditama (HO/TRIBUNNEWS)

 
Disampaikan bahwa, di Inggris ada 42.323 kasus varian Delta. Naik 70 persen dari minggu sebelumnya.

"Atau ada 29.892 kasus hanya dalam waktu satu minggu saja, peningkatan yang amat besar," ungkap Prof. Tjandra.

Bahkan, data terakhir Inggris menunjukkan bahwa lebih dari 90 persen kasus baru COVID-19 di negara itu, kini adalah varian Delta ini, menggantikan varian Alfa (B.1.1.7) yang sebelumnya dominan di Inggris.

Baca juga: Menkes Budi Sadikin Sebut Varian Delta Mendominasi Tambahan Kasus Covid-19 di Tiga Wilayah Ini

Baca juga: 28 Kasus Covid-19 Varian Delta India Merebak di Kudus, Ini yang Perlu Diwaspadai Menurut Ahli

"Kalau pola ini juga akan terjadi di negara kita maka tentu bebannya akan berat jadinya," jelas dokter spesialis paru ini.

Ia mengungkapkan, varian Delta di Inggris memiliki karakteristik seperti 60 persen lebih mudah menular daripada varian Alfa.

Halaman
12
Penulis: Rina Ayu Panca Rini
Editor: Anita K Wardhani
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas