Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Penanganan Covid

Ganjar Turun Tangan Langsung Atasi Peningkatan Kebutuhan Oksigen di RS Rujukan Covid-19 Jawa Tengah

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo dengan cepat merespons meningkatnya kebutuhan oksigen di rumah sakit rujukan Covid-19 di Jawa Tengah.

Ganjar Turun Tangan Langsung Atasi Peningkatan Kebutuhan Oksigen di RS Rujukan Covid-19 Jawa Tengah
TribunSolo.com/Azfar Muhammad
Ganjar Pranowo Saat ditemui TribunSolo.com di kawasan Taman Budaya Jawa Tengah, Selasa (1/6/2021). | Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo dengan cepat merespons meningkatnya kebutuhan oksigen di rumah sakit rujukan Covid-19 di Jawa Tengah. 

TRIBUNNEWS.COM - Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo dengan cepat merespons meningkatnya kebutuhan oksigen di rumah sakit rujukan Covid-19 di Jawa Tengah.

Ganjar pun mendatangi PT Samator, salah satu depo oksigen di Kabupaten Semarang, Jawa Tengah pada Selasa (22/6/2021) kemarin.

Menurut Ganjar, saat ini banyak pasien Covid-19 yang sangat membutuhkan oksigen untuk proses penyembuhan dari Covid-19.

Untuk itu Ganjar meminta seluruh rumah sakit memperbaiki standar operasional prosedur (SOP) dalam pengadaan oksigen untuk penanganan pasien Covid-19.

Diketahui PT Samator hanya bisa produksi oksigen di Kendal sekitar 50.000 meter kubik perhari.

Baca juga: Kasus Positif Covid-19 Melonjak, Kemenperin Jamin Pasokan Tabung Gas Oksigen Cukup

Sehingga jika harus memenuhi seluruh kebutuhan Jateng dengan kondisi saat ini, maka diperlukan pasokan dari luar daerah.

Gubernur Jateng ini pun menyadari jika kapasitas oksigen untuk Jawa Tengah ini tidak memadai.

Ia pun memutuskan untuk membuka bantuan dari Jawa Barat dan Jawa Timur.

"Sementara kapasitas yang ada di Kendal rasa-rasanya tidak akan cukup untuk mengcover Jawa Tengah. Dari Jawa Timur, Jawa Barat sudah bergerak 1 juta lebih, ukurannya pak? Meter kubik. 1-1.5 juta meter kubik sudah masuk ke sini."

"Sehingga proses pengadaan kemudian transportasi dan sebagainya Insyaallah mulai kita perbaiki. Tinggal rumah sakit bisa menghitung. Pihak Samator juga sangat terbuka. SOP akan kita perbaiki lagi," kata Ganjar dikutip dari tayangan video di kanal YouTube Kompas TV, Kamis (24/6/2021).

Baca juga: Tidak Semua Orang Positif Covid-19 Bisa Dirawat di Wisma Atlet, Ketahui Kriterianya

Halaman
123
Penulis: Faryyanida Putwiliani
Editor: Tiara Shelavie
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas