Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Penanganan Covid

Aksi Wakapolres Jakarta Selatan Diapresiasi Anggota DPR, Minta Dijadikan Contoh Jajaran Kepolisian

Kehadiran dan keterlibatan Polri dalam memberikan pelayanan dan bantuan pertolongan kepada masyarakat di tengah lonjakan Covid-19 sangat dibutuhkan

Aksi Wakapolres Jakarta Selatan Diapresiasi Anggota DPR, Minta Dijadikan Contoh Jajaran Kepolisian
TribunJakarta/Istimewa
Wakapolres Metro Jakarta Selatan AKBP Antonius Agus Rahmanto (kiri) tak kuasa menahan tangis setelah mengetahui seorang pasien Covid-19 meninggal dunia. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Chaerul Umam

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Anggota Komisi III DPR RI Andi Rio Idris Padjalangi mengapresiasi aksi yang dilakukan Wakil Kepala Resort (Wakapolres) Jakarta Selatan AKBP Antonius Agus Rahmanto yang berjuang membantu menyelamatkan salah satu warga yang terpapar Covid-19 dan harus dilarikan ke rumah sakit di wilayah Jagakarsa, Jakarta Selatan.

"Sikap AKBP Antonius dapat menjadi contoh bagi jajaran kepolisian, profesionalisme dalam menjalankan tugas pokok dan fungsinya begitu luar biasa di tengah tingginya angka Covid-19 di Jakarta, meskipun takdir berkata lain, pasien tidak dapat tertolong nyawanya saat tiba di rumah sakit," kata Andi Rio kepada Tribunnews, Jumat (25/6/2021).

"Tentunya, kehadiran Polri yang merupakan salah satu garda terdepan dalam membantu, menjaga dan mengawasi protokol kesehatan di tengah masyarakat, telah dirasakan secara nyata," imbuhnya.

Politikus Partai Golkar itu menjelaskan kehadiran dan keterlibatan Polri dalam memberikan pelayanan dan bantuan pertolongan kepada masyarakat di tengah lonjakan Covid-19 sangat dibutuhkan baik secara vertikal maupun horizontal.

Baca juga: Jalur Sepeda akan Dibongkar Polisi, Pengamat Nilai Pemprov DKI Kurang Komunikasi

Sehingga dapat sejalan dengan apa yang diharapkan oleh pemerintah yaitu memutus mata rantai Covid-19.

"Institusi kepolisian harus dapat terus melakukan kordinasi dan komunikasi sampai tingkat paling bawah, polri harus dapat memberikan edukasi serta menghimbau masyarakat untuk tetap selalu menerapkan protokol kesehatan dalam kehidupan keseharian," ujarnya.

Lebih lanjut, Wakil Ketua Mahkamah Kehormatan Dewan itu mengharapkan Polri dengan tim Dokkes harus dapat turun ke bawah dalam membantu program pemerintah mensukseskan program vasksinisasi kepada masyarakat yang belum mendapatkan vaksin.

"Kesehatan merupakan hak seluruh warga negara indonesia tanpa terkecuali di bangsa ini, peran polri harus memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan sebaik mungkin baik keamanan dan ketertiban masyarakat maupun kesehatan yang merupakan salah satu hak dasar warga, terlebih di tengah pandemi Covid-19," pungkasnya.

Diketahui sebelumnya beredar video yang menayangkan aksi Wakapolres Metro Jakarta Selatan Antonius Agus Rahmanto bersama Kapolsek Jagakarsa Kompol Endang Sukmawijaya yang mengevakuasi warga terpapar Covid-19 di daerah Jagakarsa, Jakarta Selatan dengan cara dibopong.

Baca juga: Menkes Pastikan Anggaran Penanganan Covid-19 Rp 131 Triliun Digunakan Cepat dan Tepat

Warga tersebut bernama Budi yang bertempat tinggal di RT003/RW05 Jagakarsa.

Video tersebut dimuat dalam akun Instagram resmi Polsek Jagakarsa @humas_karsa.

Dalam video itu terlihat beberapa orang menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) didampingi Wakapolres Jaksel dan Kapolsek Jagakarsa membopong Budi yang dinyatakan positif Covid-19.

Adapun jarak tempuh untuk membopong tubuh Budi itu sekitar 300 Meter dari rumahnya untuk sampai ke mobil bak terbuka.

Kendati begitu berdasarkan informasi terbaru dari akun tersebut, setelah dua hari mengalami kritis, nyawa dari Budi tak tertolong saat menjalani perawatan di RSUD Pasar Minggu.

Penulis: chaerul umam
Editor: Eko Sutriyanto
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas