Tribun

Virus Corona

14 Juta Dosis Vaksin Sinovac Tiba di Tanah Air

Pada kedatangan kali ini sebanyak 14 juta dosis vaksin Sinovac dalam bentuk bahan baku atau bulk tiba di bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten.

Penulis: Taufik Ismail
Editor: Johnson Simanjuntak
14 Juta Dosis Vaksin Sinovac Tiba di Tanah Air
Biro Pers Sekretariat Presiden
Sebanyak 6 juta dosis bahan baku vaksin Sinovac dan 482.400 dosis vaksin siap pakai Sinopharm tiba di Indonesia pada Jumat (30/4/2021). Vaksin tersebut tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, dengan menggunakan pesawat Garuda dengan nomor penerbangan GA-891. 

TRIBUNNEWS. COM, JAKARTA - Pemerintah kembali mendatangkan vaksin ke tanah air, pada hari ini, Rabu, (30/6/2021).

Pada kedatangan kali ini sebanyak 14 juta dosis vaksin Sinovac dalam bentuk bahan baku atau bulk tiba di bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten.

"Sehingga total bahan baku vaksin dari Sinovac yang sudah datang di kita adalah 105 juta dosis vaksin," kata Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dalam Konferensi pers  yang disiarkan Youtube Sekretariat Presiden.

Karena masih dalam bentuk bahan baku, vaksin yang baru tiba tersebut akan diproses terlebih dahulu di Biofarma selama satu bulan sebelum kemudian didistribusikan dan digunakan masyarakat. 

Total dari sekitar 105 juta bahan baku vaksin yang sudah tiba di tanah air, akan diperoleh sekitar 85 juta vaksin jadi.

Baca juga: BPOM Izinkan Vaksin Sinovac untuk Anak 12-17 Tahun, Jokowi: Vaksinasi Bisa Segera Dimulai

"Bisa kita pakai dan itu akan siap 1 bulan setelah sekarang, jadi mungkin di awal Agustus akan ada 85 juta vaksin Sinovac yang sudah siap, bisa kita gunakan," tuturnya.

Menkes mengatakan dengan tambahan 14 juta bahan baku vaksin tersebut, maka jumlah ketersediaan vaksin di Indonesia cukup banyak. Belum lagi vaksin yang berasal dari pengadaan jalur multilateral Covax facility.

"Juga bulan ini akan masuk dari Astrazeneca, bulan Agustus nanti akan masuk dari Pfizer, sehingga jumlah vaksin yang masuk di semester kedua tahun ini akan menjadi semakin banyak," tuturnya.

Ikuti kami di
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas