Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Virus Corona

Lihat Perjuangan Nakes Hingga Kewalahan, Pimpinan Komisi VI DPR: Ayo, Kita Rem Dulu!

Rumah sakit dan tempat isolasi mandiri pun penuh. Akibatnya, para dokter dan tenaga kesehatan kewalahan menangani para korban.

Lihat Perjuangan Nakes Hingga Kewalahan, Pimpinan Komisi VI DPR: Ayo, Kita Rem Dulu!
#Pemalang Journey
Petugas kesehatan RSUD Dr M Ashari Pemalang Jawa Tengah, terlihat kelelahan dalam duka cita mengiring kepergian dua koleganya yeng meninggal dunia. #Pemalang Journey 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fransiskus Adhiyuda

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Jumlah masyarakat yang terpapar virus Covid-19 semakin hari kian bertambah.

Rumah sakit dan tempat isolasi mandiri pun penuh. Akibatnya, para dokter dan tenaga kesehatan kewalahan menangani para korban.

“Ayo, kita rem dulu,” kata Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Martin Manurung dalam keterangan tertulisnya, Jumat (2/7/2021).

Baca juga: Varian Delta Covid-19 Rentan Serang Anak, Tingkatkan Imunitas Si Kecil dengan H-Booster

Dari pengamatan Martin, saat ini di seluruh rumah sakit dan fasilitas layanan kesehatan sudah mendapatkan beban yang luar biasa.

Antrian sudah meluap, kamar dan tempat tidur sudah sulit didapatkan, obat-obatan dan vitamin sudah sulit untuk dibeli, apalagi peralatan-peralatan medis.

Baca juga: Hadapi Covid-19, Anis Matta: Agama Sebagai Sumber Optimisme, Bukan Fatalisme

Ketua DPP Partai NasDem bidang Hubungan Internasional ini pun mengaku kasihan melihat perjuangan para dokter dan tenaga kesehatan yang mengorbankan waktu, pikiran, tenaga hingga nyawanya untuk menangani pandemi Covid-19.

“Saya sudah tidak tega melihat para tenaga kesehatan harus bekerja seperti itu, bahkan melewati batas kemampuan fisiknya. Kita sangat membutuhkan mereka,” ungkapnya.

Karena itu, Martin meminta tolong kepada semua pihak agar bersama-sama berjuang melewati masa darurat ini.

Baca juga: RSUD Penuh Jenazah Covid-19, Berikut Update Corona di Jawa Timur

“Kita rem dulu sejenak! Semoga Tuhan menguatkan kita semua,” ujarnya.

Martin pun memberikan acungam jempol kepada sikap tegas Presiden Jokowi yang telah mengambil kebijakan dan mengumumkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Pulau Jawa dan Bali guna menekan penyebaran Covid-19.

Selanjutnya, Martin meminta kepada seluruh jajaran pemerintahan baik pusat maupun daerah, serta TNI dan Polri untuk menjalankan kebijakan presiden itu secara konsisten dan tegas.

“Saya tahu bahwa sebagian besar masyarakat harus tetap bekerja untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Tidak semua bisa 'work from home' (WFH). Jika Anda harus bekerja, tolong pastikan memakai masker, mencuci tangan dan tidak berkerumun. Ini penting,” pungkas Martin.

Penulis: Fransiskus Adhiyuda Prasetia
Editor: Hendra Gunawan
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas