Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Penanganan Covid

Permintaan Plasma Konvalesen 3.000 Kantong, PMI Memiliki Stok 109 Kantong

JK menyebut wilayah yang memiliki jumlah permintaan terbesar terhadap plasma konvalesen adalah Kota Surabaya

Permintaan Plasma Konvalesen 3.000 Kantong, PMI Memiliki Stok 109 Kantong
WartaKota/Muhamad Fajar Riyandanu
Ketua Umum PMI, Jusuf Kalla menyatakan pihaknya defisit stok plasma konvalesen. Stok dan permintaan tak sebanding. 

Jadi kita minta para penyintas untuk saling membantu," ucap JK.

Sebagai informasi, bagi pasien yang menerima plasma konvalesen, ia akan menerima antibodi dari plasma darah pendonor.

Antibodi yang masuk ke tubuh pasien Covid-19 diharapkan dapat menghambat laju virus di tubuh pasien.

Baca juga: Sekjen PMI: Stop Ngomong Politik, Saatnya Selamatkan Jiwa Manusia Karena Covid-19

Wakil Unit Donor Darah (UDD) PMI Jakarta, Dian Winarti, plasma konvalesen sebaiknya diberikan kepada pasien yang tidak terlalu berat atau menengah.

"Kalau OTG dan gejala ringan nggak usah lah.

Untuk mendapat plasma konvalesen saja susah," ujar Dian.

Namun, menurut Dian, penggunaan plasma konvalesen harus harus patuh pada anjuran dokter yang merawat pasien.

"Karena ini (plasma konvalesen) masih dalam tahap uji klinis, belum jadi standar untuk penyembuhan pasien Covid-19," jelas Dian.

Saat mengunjungi PMI Jakarta, JK didampingi oleh Sekjen PMI, Sudirman Said, dan Kabid Unit Donor Darah (UDD) PMI Pusat, Linda Lukitari Waseso.

Terkait operasional PMI Jakarta, Ni Ken Ritchie, selaku Kepala Unit Donor Darah (UDD) PMI Jakarta menjelaskan, akan terus menerima layanan bagi pendonor yang ingin mendonorkan plasma konvalesen maupun donor darah selama 24 jam per hari.

Halaman
123
Editor: Eko Sutriyanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas