Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

BREAKING NEWS : Kasus Baru Covid di Indonesia Bertambah 54 Ribu Kasus

Sementara itu, kasus kematian bertambah 1.205 orang sehingga total menjadi 71.397 orang. Ini merupakan rekor kasus kematian Covid-19 di Indonesia.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in BREAKING NEWS : Kasus Baru Covid di Indonesia Bertambah 54 Ribu Kasus
Freepik
ilustrasi virus corona 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kasus positif Covid-19 di Indonesia bertambah 54.000 pada Jumat (16/7/2021) hingga pukul 12.00 WIB. Dengan tambahan hari ini, total kasus positif menjadi 2.780.803.

Data tersebut sebagaimana dilihat di situs resmi Kemenkes.

Sementara itu, kasus kematian bertambah 1.205 orang sehingga total menjadi 71.397 orang. Ini merupakan rekor kasus kematian Covid-19 di Indonesia.

Kabar baiknya, kasus kesembuhan bertambah 28.079 orang dalam sehari. Sehingga ada 2,204 juta pasien yang sembuh dari Covid-19.

Berdasarkan data tersebut, kasus aktif Covid-19 per hari ini terus meningkat hingga menembus 504.915 orang.

Sebagai informasi, kasus aktif merupakan pasien Covid-19 yang saat ini masih menjalani perawatan maupun isolasi mandiri.

Daerah Luar Jawa-Bali Waspada

Rekomendasi Untuk Anda

Epidemiologi sekaligus Peneliti Pandemi dari Griffith University Australia Dr Dicky Budiman menyebut, strategi yang baik dan kuat akan mampu menekan penyebaran Covid-19.

Terlebih, dengan pemberlakuan PPKM Darurat Jawa-Bali yang ketat serta testing Covid-19 yang dioptimalkan sebanyak 500 ribu per harinya.

Namun, ia mengingatkan hal tersebut hanya akan menekan penularan Covid-19 di Pulau Jawa-Bali.

Sehingga, ia mengingatkan agar pulau lainnya untuk tetap waspada terhadap kemungkinan kenaikan kasus seperti di Jawa-Bali.

Hal itu disampaikan Dicky saat dialog bertajuk Pantaskah Vaksin Diperjualbelikan? yang disiarkan kanal YouTube Holipis Channel, Kamis (15/7/2021).

Baca juga: Pemerintah Diminta Evaluasi Dampak PPKM Darurat Terhadap Sektor UMKM

"Jadi setelah itu kita harus benar-benar (waspada, red). Jangan sampai Sumatera, Kalimantan menjadi penonton, enggak boleh. Karena mereka bisa giliran mereka, dan itu besar sekali potensinya," kata Dicky.

Pasalnya, Dicky menyebut, jika berbicara Indonesia artinya bicara negara Kepulauan yang sangat kompleks.

"Jadi sekali lagi tanpa dukungan semua pihak kita tidak bisa keluar dari situasi ini," harapnya.

Halaman 1/4
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Atas