Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Virus Corona

Ini Sebab Kota Besar Memiliki Angka Positif Covid-19 Tertinggi Dibanding Wilayah 3T

Lonjakan Covid-19 di kota-kota besar kian mencemaskan. Khususnya di DKI Jakarta.

Ini Sebab Kota Besar Memiliki Angka Positif Covid-19 Tertinggi Dibanding Wilayah 3T
freepik.com
Ilustrasi Covid-19. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Alivio

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Lonjakan Covid-19 di kota-kota besar kian mencemaskan. Khususnya di DKI Jakarta.

Dibanding di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), DKI Jakarta memiliki angka Covid-19 tertinggi yaitu, 714.595 orang terkonfirmasi positif Covid-19 pada Jumat (16/7/2021).

Mengenai ini, Juru bicara program vaksinasi Covid-19, dr. Siti Nadia Tarmizi mengatakan, akses geografis dan akses transportasi menjadi sebab utamanya.

"Menurut saya daerah 3T mobilitasnya tidak setinggi kota-kota lain yg lebih mudah aksesnya, akses geografis maupun akses transportasinya," kata dr. Nadia saat diskusi virtual, Jumat (16/7/2021).

"Karena kuncinya mobilitas yang besar adalah kemudahan dari segi aspek, akses transportasi dan aspek geografis," imbuhnya kembali.

Baca juga: Kemenkes Dukung Kolaborasi Untuk Lakukan Vaksinasi di Wilayah 3T

Menurutnya, aspek geografi dan transportasi menyebabkan mobilitas tinggi di kota besar dan berpotensi cepat menyebarnya virus Covid-19.

Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung (P2ML) Kementerian Kesehatan, dr Siti Nadia Tarmizi, dalam konferensi pers virtual, Jumat (5/2/2021).
Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung (P2ML) Kementerian Kesehatan, dr Siti Nadia Tarmizi, dalam konferensi pers virtual, Jumat (5/2/2021). (Tangkapan layar via zoom)

Sedangkan, di wilayah 3T masih minim infrastruktur yang memadai untuk mendapat akses transportasi.

"Kalau aspek itu tidak terpenuhi, pasti cenderung jumlah kasus penularan lebih kecil," ujar dr. Nadia.

"Karena kita tahu, ini namanya sih virus ini dia kan penularan dan kemudian peningkatan kasus itu terjadi karena mobilitas jadi kuncinya mobilitas," tambahnya.

Baca juga: Menko PMK Sebut PPKM Darurat Diperpanjang hingga Akhir Juli 2021, Diputuskan Presiden Jokowi

Halaman
12
Penulis: Mohammad Alivio Mubarak Junior
Editor: Willem Jonata
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas