Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Penanganan Covid

Satgas Covid-19: Vaksinasi di Jawa Barat, Banten, dan Jawa Tengah Perlu Ditingkatkan

Saat ini terjadi tren penambahan kasus positif covid-19 di tiga provinsi, yakni Banten, Jawa Barat, dan Jawa Tengah.

Satgas Covid-19: Vaksinasi di Jawa Barat, Banten, dan Jawa Tengah Perlu Ditingkatkan
istimewa
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito 

Laporan wartawan Tribunnews.com, Fahdi Fahlevi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengungkapkan ada tiga provinsi yang perlu ditingkatkan cakupan vaksinasinya.

"Berdasarkan evaluasi cakupan vaksinasi, ditemukan bahwa daerah yang perlu ditingkatkan vaksinasinya, yaitu Provinsi Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Banten," kata Wiku dalam konferensi pers virtual yang disiarkan channel Youtube BNPB, Selasa (20/7/2021).

Wiku mengatakan pemerintah bakal fokus meningkatkan percepatan vaksinasi untuk daerah-daerah tersebut.

Baca juga: 17 Juta Masyarakat Adat Tak Mengerti Akses Vaksinasi Covid-19

Menurut Wiku, pemerintah berupaya mempermudah akses masyarakat untuk mendapatkan vaksinasi.

"Pemerintah berkomitmen menjamin bahwa setiap orang mampu mengakses vaksin dengan baik, dengan skema pemerintah atau gotong royong," tutur Wiku.

Ilustrasi vaksinasi. Bagi diabetesi, kadar gula darah harus normal agar lolos syarat vaksinasi. berikut ini merupakan tips menjaga gula darah.
Ilustrasi vaksinasi. Bagi diabetesi, kadar gula darah harus normal agar lolos syarat vaksinasi. berikut ini merupakan tips menjaga gula darah. (Shutterstock)

Selain itu, Wiku mengungkapkan saat ini terjadi tren penambahan kasus positif corona di tiga provinsi.

"Berdasarkan evaluasi penanganan kesehatan yang telah dilakukan, masih terlihatnya tren penambahan kasus yang masuk ke rumah sakit di Provinsi DI Yogyakarta, Bali, dan Jawa Timur," ungkap Wiku.

Pemerintah rencananya akan menambah pasokan tabung oksigen. Kementerian Perindustrian serta Kementerian Badan Usaha Milik Negara, kata Wiku, akan bekerjasama dalam meningkatkan kapasitas produksi tabung oksigen.

Serta ngaktifan kembali operasional pabrik oksigen dan usaha kemitraan dengan perusahaan-perusahaan milik negara.

"Upaya ini paralel dilakukan dengan pemenuhan kebutuhan oksigen jangka pendek dengan pembelian ke produsen di luar negeri," pungkas Wiku.

Penulis: Fahdi Fahlevi
Editor: Willem Jonata
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas