Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Kemenkes: BOR di Jawa-Bali Relatif Menurun

Ia merincikan, tingkat keterisian tempat perawatan provinsi Jawa Barat dan Jawa Tengah menurun sampai dengan di bawah 80%. 

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Gita Irawan
zoom-in Kemenkes: BOR di Jawa-Bali Relatif Menurun
screenshot
Juru Bicara Kementerian Kesehatan dr Siti Nadia Tarmizi dalam konferensi pers virtual Kemenkes. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Gita Irawan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Juru Bicara Vaksinasi COVID-19 Kemenkes RI dr Siti Nadia Tarmizi M Epid mengatakan Bed Occupancy Rate (BOR) di seluruh Provinsi di Jawa-Bali relatif menurun sepekan terakhir.

Namun demikian, kata dia, sebagian besar Provinsi di Jawa-Bali masih di level kapasitas respons yang sama.

Hal tersebut disampaikannya dalam Siaran Pers PPKM di kanal YouTube FMB9ID_IKP pada Rabu (21/7/2021).

"Terkait keterisian tempat tidur (BOR) di tiap provinsi relatif menurun walaupun sebagian besar Provinsi di Jawa Bali masih di level kapasitas respons yang sama seperti provinsi DIY, Banten, DKI Jakarta, dan Jawa Timur," kata Nadia.

Ia merincikan, tingkat keterisian tempat perawatan provinsi Jawa Barat dan Jawa Tengah menurun sampai dengan di bawah 80%.

Baca juga: Tes dan Pelacakan Covid-19 di Daerah Padat Penduduk Berlaku Mulai Besok

Dengan demikian, kata dia, kapasitas respons perawatan di dua provinsi tersebut yang semula terbatas menjadi kapasitas yang levelnya sedang.

Rekomendasi Untuk Anda

Sementara itu, lanjut dia, di Provinsi Bali tingkat keterisian tempat perawatan mengalami peningkatan walau masih di bawah 80%.

"Sementara itu provinsi Kalimantan Timur menjadi satu-satunya provinsi di luar Jawa Bali dengan tingkat keterisian di angka 81%," kata Nadia.

Untuk provinsi DKI Jakarta, kata dia, Bed Occupation Rate (BOR) menurun dibandingkan minggu lalu yang mencapai 92%. 

Saat ini, kata dia, BOR DKI Jakarta ada pada angka 84% dengan distribusi mulai dari 78,5% di Jakarta Utara sampai 94,2% di Jakarta Barat.

"Jumlah tempat tidur masih akan terus di tambah," kata Nadia.

Di Provinsi Jawa Barat, lanjut dia, angka keterisian tempat perawatan menurun dari 86,6% menjadi 79%. 

"Hampir seluruh kabupaten kota melaporkan penurunan tempat keterisian perawatan. BOR tertinggi atau 90% adalah di Kabupaten Ciamis yang memiliki 118 tempat tidur dan yang terendah adalah Kabupaten Garut yaitu 46,7% yang memiliki 761 tempat tidur," kata Nadia.

Untuk BOR di provinsi Jawa Tengah, lanjut dia, terjadi penurunan dari 86% menjadi 78% di kebanyakan kabupaten kota di Provinsi Jawa Tengah.

Baca juga: Marbot Masjid di Tangsel Meninggal Dunia di Dalam Masjid, Diduga Covid-19

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Atas