Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Virus Corona

Tak Kenakan Helm Sepulang Vaksin, Remaja Ditegur Polisi: Bukan Berarti Sudah Vaksin Terus Jadi Kuat

Remaja yang tidak diketahui identitasnya itu, mengaku kepada polisi kalau perjalanan yang ditempuhnya tidak terlalu jauh.

Tak Kenakan Helm Sepulang Vaksin, Remaja Ditegur Polisi: Bukan Berarti Sudah Vaksin Terus Jadi Kuat
Rizki Sandi Saputra/Tribunnews.com
Seorang remaja kena tegur polisi karena tak kenakan Helm saat melintas pos penyekatan PPKM Level 4, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Jumat (30/7/2021). 

Laporan Reporter Tribunnews.com, Rizki Sandi Saputra

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Seorang remaja kena tegur petugas keamanan di Pos Penyekatan PPKM Level 4 Lenteng Agung, Jakarta Selatan, karena saat hendak melintas kedapatan tidak mengenakan helm.

Remaja yang tidak diketahui identitasnya itu, mengaku kepada polisi kalau perjalanan yang ditempuhnya tidak terlalu jauh.

Pernyataan itu yang dijadikan alasan utama dirinya berkendara tidak menggunakan helm.

Namun saat ditanyakan darimana remaja tersebut berasal, yang bersangkutan mengaku kalau dirinya hendak ingin pulang sehabis menerima vaksin di daerah Kelapa Dua, Depok.

"Iya jadi dia mengaku kalau abis vaksin di kelapa dua (Depok), dia ngomong jaraknya gajauh, padahal kan itu lumayan jauh, jadi gamasuk akal," kata Perwira Pengendali Pos Penyekatan Lenteng Agung Iptu Deni Setiawan sehabis menegur remaja tersebut, Jumat (30/7/2021).

Saat menegur remaja tersebut, Deni mengingatkan pentingnya keselamatan diri sendiri saat berkendara.

Baca juga: Tak Punya Keperluan Bekerja, Ratusan Pengendara Diputarbalikkan di Pos Penyekatan Lenteng Agung

Terlebih penggunaan helm sangat penting jika terjadi kecelakaan yang tidak diinginkan.

Dirinya menyayangkan sikap remaja tersebut yang cenderung abai dengan keselamatan pribadinya.

"Coba pikirkan, kalau dia jatuh terus palanya yang kebentur, apa ga jadi masalah? Dia mengaku habis Vaksin, tapi bukan berarti jadi kuat," ucapnya.

Kendati begitu, Deni tidak menetapkan tindakan penilangan, hanya saja dirinya mengimbau kepada yang bersangkutan untuk lebih mematuhi aturan demi keselamatan.

Baca juga: Polda Metro Sebut Penyekatan di Jadetabek Berlaku Seperti Biasa dalam PPKM Level 4

Atas dasar itu, Deni turut mengimbau kepada masyarakat untuk sedianya tetap menaati peraturan dalam berkendara.

Hal itu di antaranya penggunaan helm sesuai standard, membawa kelengkapan surat berkendara hingga melakukan pengecekan kondisi kendaraan.

Penulis: Rizki Aningtyas Tiara
Editor: Hendra Gunawan
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas