Tribun

Virus Corona

Seberapa Efektif PPKM Tekan Penularan Covid-19? Ini Penjelasan Satgas

Sonny menjelaskan, penurunan kasus aktif Covid-19 yang terjadi saat ini adalah hasil penerapan PPKM.

Penulis: Fransiskus Adhiyuda Prasetia
Editor: Dodi Esvandi
Seberapa Efektif PPKM Tekan Penularan Covid-19? Ini Penjelasan Satgas
TRIBUNNEWS/HERUDIN
Suasana di Jalan Jenderal Sudirman Jakarta Selatan saat PPKM level 4 kembali diperpanjang oleh pemerintah, Selasa (10/8/2021). Pemerintah kembali memperpanjang PPKM level 4 di Jawa-Bali hingga 16 Agustus 2021 namun dengan beberapa kelonggaran di antaranya mal boleh buka kembali di Jakarta, Bandung, Semarang, dan Surabaya dengan 25 persen pengunjung dan wajib menunjukan sertifikat vaksin serta tempat ibadah diperbolehkan kembali melakukan kegiatan keagamaan. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fransiskus Adhiyuda

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Bidang Perubahan Perilaku Satgas Penanganan Covid-19, Sonny Harry B. Harmadi menegaskan bahwa PPKM sangat efektif dalam menekan penularan Covid-19.

Sonny menjelaskan, penurunan kasus aktif Covid-19 yang terjadi saat ini adalah hasil penerapan PPKM.

Bahkan, berkat penerapan PPKM pula terjadi peningkatan disiplin protokol kesehatan di masyarakat.

Baca juga: Polda Metro Jaya Meniadakan Penyekatan PPKM di 100 Titik Mulai Rabu Besok

Hal itu disampaikan Sonny dalam dialog terkait Kabar Terbaru Perkembangan PPKM melalui siaran kanal YouTube FMB9ID_IKP, Selasa (10/8/2021).

"(PPKM,red) sangat efektif, jelas. Karena terbukti bahwa kasus aktif kita turun. Terus kemudian, positif rate juga mulai turun. Kemudian, melihat bahwa terjadi peningkatan kepatuhan protokol kesehatan masyarakat," kata Sonny.

Baca juga: DAFTAR Wilayah di Jawa-Bali yang Harus Terapkan PPKM Level 4 hingga 16 Agustus 2021

Sonny menjelaskan, Satgas Penanganan Covid-19 mengamati secara realtime dari waktu ke waktu sejak PPKM diberlakukan tanggal 3 Juli 2021 hingga data kemarin, kepatuhan protokol kesehatan meningkat signifikan.

Terutama dalam 2-3 minggu terakhir.

"Dan harapannya memang setelah 2-3 minggu terjadi kenaikan kepatuhan masyarakat untuk menjalankan prokes akan berdampak pada penurunan. Jadi harapan kita minggu-minggu depan ini bisa terus turun kasusnya," ucap Sonny.

Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas