Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
TribunNews | PON XX Papua
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Virus Corona

Banyak Masyarakat Pilih-pilih Vaksin Covid-19, Kemenkes: Semua Vaksin Sama Baiknya

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menegaskan apapun jenisnya, semua vaksin Covid-19 sama baiknya.

Banyak Masyarakat Pilih-pilih Vaksin Covid-19, Kemenkes: Semua Vaksin Sama Baiknya
Tribunnews.com/Apfia Tioconny Billy
Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kemenkes, Siti Nadia Tarmizi. 

Laporan Wartawan Tribunnews, Larasati Dyah Utami

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTAKementerian Kesehatan (Kemenkes) menegaskan apapun jenisnya, semua vaksin Covid-19 sama baiknya.

Pernyataan tersebut disampaikan Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kemenkes, Siti Nadia Tarmizi menanggapi banyaknya masyarakat di lapangan yang pilih-pilih vaksin.

“Tadi disampaikan bahwa ada yang milih-milih vaksin, mau vaksin Moderna atau Pfizer, saat ini yang terbaik adalah semua vaksin sama baiknya,” kata Siti Nadia di webinar publik yang diselenggarakan Kantor Sekretariat Presiden (KSP), Rabu (8/9/2021).

Ia menegaskan semua vaksin covid-19 yang masuk ke Indonesia sudah mendapatkan Emergence Use Leasing (EUL) dari badan Kesehatan dunia atau WHO dan terbukti keamanannya.

Menurut dia, jika masyarakat menunggu vaksin, risiko penularan virus bisa selalu terjadi dan kedatangan vaksin jenis tertentu tidak bisa diprediksi.

Baca juga: Penasihat Biden Didesak Mundur Setelah Ketahuan Danai Studi Virus Corona di China

“Jadi enggak perlu pilih-pilih vaksin, karena belum tentu vaksinnya (yang diinginkan) datang,” ujarnya.

Siti menegaskan kunci Indonesia keluar dari pandemi Covid-19 adalah minimal 70 persen penduduk Indonesia yang masuk sasaran target vaksin pemerintah sudah divaksin.

Baca juga: BREAKING NEWS Update Corona Indonesia 8 September 2021: Tambah 6.731 Kasus, Total 4.147.365 Positif

Untuk mencapai kekebalan kelompok atau herd immunity, menurutnya bukan hanya sekelompok orang saja yang sudah divaksin.

“Kuncinya adalah minimal 70 persen penduduk Indonesia dari sasaran target vaksin sudah divaksin,” ujarnya.

Penulis: Larasati Dyah Utami
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas