Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Virus Corona

Satgas Covid-19: Penyumbang Kasus Corona Masih Didominasi dari Pulau Jawa dan Bali

Saat ini kasus aktif 62.214 atau 40 persen. Jika dibandingkan bulan lalu, kasus positif turun dengan 74,01 persen.

Satgas Covid-19: Penyumbang Kasus Corona Masih Didominasi dari Pulau Jawa dan Bali
istimewa
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Aisyah Nursyamsi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Saat ini, penyumbang terbesar kasus nasional masih dipegang oleh pulau Jawa dan Bali. 

Hal ini disampaikan oleh Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19, Prof Wiku Adisasmito, kanal YouTube FMB9ID, Jumat (9/9/2021).

Pulau Jawa-Bali terhitung 5 September, total kasus positif 2.797.726 kasus. Dengan kata lain menyumbang sebesar 67,76 persen dari total kasus nasional. 

Untuk total kesembuhan mencapai 2.639.490 kasus atau 94,34 persen dari total positif. Sedangkan kasus kematian sebanyak 96.022 atau 3,43 persen dari total kasus.

Baca juga: Satgas Covid-19: Berikut Update Perkembangan Kasus Covid-19 di Seluruh Pulau Indonesia

Saat ini kasus aktif 62.214 atau 40 persen. Jika dibandingkan bulan lalu, kasus positif turun dengan 74,01 persen.

Setelah Jawa-Bali, disusul oleh Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara Timur, dan Maluku-Papua. Hal ini seiring dengan penyumbang kasus kematian karena kasus Covid-19.

"Persentasi kasus aktif sejalan dengan persentasi kasus meninggal pada pulau pulau indonesia," Jumat (9/9/2021). 

Maka Wiku pun menyebutkan jika berdasarkan pada data, dapat disimpulkan penyumbang Covid-19 masih Jawa-Bali. Baik dari kasus positif, kesembuhan kematian dan kasus aktif. 

Menurut pemaparan Wiku, hal ini dikarenakan pulau Jawa-Bali mendominasi populasi Indonesia. Di sisi lain, di pulau Jawa terdapat ibu kota negara. Sehingga aktifitas ekonomi-sosial cenderung padat. 

"Namun dibandingkan kasus positif satu bulan lalu, telah turun 74 persen. Perkembangan yang sangat baik," pungkasnya.

Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas