Tribun

Virus Corona

Kasus Covid-19 Turun, Menlu Minta Negara-negara Keluarkan RI dari Redlist

Di sidang PBB, Menlu juga menyampaikan keprihatinan terhadap ketimpangan, diskriminasi dan politisasi vaksin.

Penulis: Larasati Dyah Utami
Editor: Hendra Gunawan
Kasus Covid-19 Turun, Menlu Minta Negara-negara Keluarkan RI dari Redlist
TRIBUN BATAM/Argianto DA Nugroho
Ilustrasi: Pelajar mengikuti vaksinasi massal di SMK Negeri 5 Batam, Kamis (23/9). Vaksinasi yang diinisiasi OJK Kepri bekerjasama dengan DPD Rei Batam bertujuan untuk mempercepat kekebalan komunal terutama bagi pelajar menjelang proses belajar tatap muka tingkat sekolah menengah atas di Kota Batam. 

Hal ini juga menjadi pembahasan di sidang PBB.

Sejumlah negara sepakat untuk mempersempit ketimpangan vaksin dan menghentikan diskriminasi serta politisasi vaksin.

Menlu juga bertemu dengan US Under Secretary for Political Affairs, Ambassador Victoria Nulan.

Dalam pertemuan tersebut, setelah keduanya membahas pandemi dan lain-lain, AS kembali menyampaikan keputusan untuk memberikan tambahan vaksin kepada Indonesia melalui Covax Facility sebesar kurang lebih 800.000 dosis.

Baca juga: Perancis Akan Gandakan Dosis Vaksin Covid-19 untuk Negara-negara Miskin

"Jadi sekali lagi, ada komitmen baru menambah vaksin 800.000 dosis melalui Covax Facility dan dalam waktu dekat akan tiba di Indonesia," ujarnya.

Sementara sebelumnya Indonesia sudah menerima dari Amerika 12,665,060 dosis vaksin.

"Dalam pertemuan tentunya saya sampaikan apresiasi terima kasih kepada Amerika atas dukungan tersebut," ujarnya.

Menlu Retno juga menyampaikan apresiasi atas dukungan dose-sharing dari Belanda, Jepang, dan Prancis di dalam berbagai kesempatan.

"Saya juga membahas bagaimana kedepan dunia dapat memperkuat tata kelola kesehatan global sehingga mampu mengantisipasi potensi pandemi di masa yang akan datang," ujarnya.

Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas