Tribun

Virus Corona

Anak PTM, Dokter Reisa Ingatkan Orangtua Tetap Waspada Varian Baru, Ikuti Panduan Prokes Keluarga

Anak- anak bisa dibilang merupakan bagian terpenting bagi setiap kehidupan keluarga. Anak juga pengharapan bagi nusa dan bangsa.

Penulis: Aisyah Nursyamsi
Editor: Anita K Wardhani
Anak PTM, Dokter Reisa Ingatkan Orangtua Tetap Waspada Varian Baru, Ikuti Panduan Prokes Keluarga
Tangkap layar channel YouTube Sekretariat Presiden
Anak PTM, Dokter Reisa Ingatkan Orangtua Tetap Waspada Varian Baru, Ikuti Panduan Prokes Keluarga 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Aisyah Nursyamsi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA- Anak- anak bisa dibilang merupakan bagian terpenting bagi setiap kehidupan keluarga. Anak juga pengharapan bagi nusa dan bangsa.

Oleh karena itu selama pandemi Covid-19, keluarga perlu membentengi kesehatan dimulai dari keluarga.

Baik saat meningkatkan aktivitas begitu pula saat mendukung kesukesan pembelajaran tatap muka (PTM).

Baca juga: Puan Tinjau Vaksinasi di Sekolah, Siswa Senang Bisa Kembali PTM

Baca juga: Percepatan Vaksinasi Sukses dan Catat Suntikkan Terbanyak, dr Reisa: Indonesia Masuk 10 Besar Dunia

"Tetap menjaga kewaspadaan varian baru dan serangan virus SARS-CoV-2 jika musim berubah," ungkap Juru Bicara Pemerintah untuk Covid-19, dr. Reisa Broto Asmoro secara virtual melalui kanal YouTube FMB9ID, Rabu (29/9/2021).

Ia pun meminta masyarakat untuk mengikuti panduan protokol keluarga yang diluncurkan oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA).

"Persis September tahun lalu Kementerian PPPA sudah meluncurkan panduan protokol kesehatan keluarga. Poin terpenting dalam panduan ini adalah tips tentang tiga hal yang harus diingat saat beraktivitas di luar rumah," katanya lagi.

Pertama tetap melakukan protokol kesehatan yang berlaku.

Wali Kota Bandung, Oded M Danial bersama Pembina Yayasan Daarut Tauhiid, KH Abdullah Gymnastiar (Aa Gym) meninjau Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT) di SMP Putri Boarding School, Pondok Pesantren (Ponpes) Daarut Tauhiid, Jalan Gegerkalong Girang, Kota Bandung, Jawa Barat, Jumat (17/9/2021). Peninjauan ini dilakukan setelah acara simbolis penyerahan hibah bus dari Pemerintah Kota Bandung kepada Yayasan Daarut Tauhiid. Tribun Jabar/Gani Kurniawan
Wali Kota Bandung, Oded M Danial bersama Pembina Yayasan Daarut Tauhiid, KH Abdullah Gymnastiar (Aa Gym) meninjau Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT) di SMP Putri Boarding School, Pondok Pesantren (Ponpes) Daarut Tauhiid, Jalan Gegerkalong Girang, Kota Bandung, Jawa Barat, Jumat (17/9/2021). Peninjauan ini dilakukan setelah acara simbolis penyerahan hibah bus dari Pemerintah Kota Bandung kepada Yayasan Daarut Tauhiid. Tribun Jabar/Gani Kurniawan (Tribun Jabar/Gani Kurniawan)

Pakai masker secara baik dan benar, sering mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir. Serta menggunakan sanitizer.

Selain itu perlu menjaga jarak aman dari orang lain, menjauhi kerumunan dan membatasi mobilitas.

Reisa menekankan jika keluarga wajib selektif dalam bepergian.

Kedua adalah memastikan kondisi tubuh tetap dalam keadaan sehat saat keluar rumah.
Bawa semua perlengkapan prokes yang diperlukan. Seperti masker cadangan, sanitizer, tempat dan wadah masker limbah.

"Pastika keluar rumah untuk produktif bukan menularkan penyakit," pungkasnya.

Ketiga, jika sudah berada di rumah, jangan langsung bersentuhan dengan keluarga. Atau menggunakan barang barang yang dipakai seluruh keluarga.

Pastikan melakukan protokol kepulangan ke rumah secara ketat. Bersihkan barang bawaan dari luar rumah. Segera mandi dan ganti pakaian bersih sebelum kontak dengan keluarga lainnya.

Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas