Nikmati berita interaktif dan LIVE report 24 jam hanya di TribunX
Tribun

BREAKING NEWS Update Corona Indonesia 19 Oktober 2021: Tambah 903 Kasus, Total 4.236.287 Positif

Berikut data terbaru kasus virus corona (Covid-19) di Indonesia, Selasa (19/10/2021).

Penulis: Nuryanti
Editor: Daryono
zoom-in BREAKING NEWS Update Corona Indonesia 19 Oktober 2021: Tambah 903 Kasus, Total 4.236.287 Positif
Grafis Tribunnews.com/Ananda Bayu S
Ilustrasi update Covid-19. Berikut data terbaru kasus virus corona (Covid-19) di Indonesia, Selasa (19/10/2021). 

TRIBUNNEWS.COM - Berikut data terbaru kasus virus corona (Covid-19) di Indonesia, Selasa (19/10/2021).

Berdasarkan data di laman Covid19.go.id pukul 17.22 WIB, jumlah kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Indonesia bertambah 903 pasien.

Adapun total kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Indonesia hari ini yakni 4.236.287 pasien.

Pada Senin (18/10/2021), total kasus positif Covid-19 sebanyak 4.235.384 pasien.

Lalu, ada penambahan pasien sembuh pada hari ini sebanyak 1.530 orang.

Total pasien yang sembuh menjadi 4.076.541 di seluruh Indonesia.

Sehari sebelumnya, total pasien yang sembuh sebanyak 4.075.011 orang.

Baca juga: PDPI Upayakan Penanganan Penyintas Long Covid-19 dapat Ditanggung BPJS

Baca juga: Penularan COVID-19 Meningkat di Sekolah yang Guru dan Muridnya Tidak Pakai Masker

Berita Rekomendasi

Kemudian, jumlah pasien Covid-19 yang meninggal dunia dalam 24 jam terakhir sebanyak 50 orang.

Total ada 143.049 orang yang dinyatakan meninggal dunia hingga hari ini.

Pada Senin kemarin, total sebanyak 142.999 pasien Covid-19 meninggal dunia.

Pergeseran Hari Libur Bentuk Keseriusan Pemerintah Tangani Covid-19

Sebelumnya, pemerintah telah menetapkan kebijakan untuk mengubah Hari Libur Nasional Maulid Nabi Muhammad SAW dari yang seharusnya jatuh pada 19 Oktober menjadi 20 Oktober 2021.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Muhadjir Effendy menjelaskan, pertimbangan pemerintah menggeser Hari Libur Nasional Maulid Nabi Muhammad SAW yakni untuk menghindari masa libur panjang dan mencegah pergerakan massa yang besar.

Ia mengatakan, apabila hari libur tetap pada 19 Oktober, maka ada celah 'hari kejepit' di hari Senin.

Halaman
12
Sumber: TribunSolo.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
© 2024 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas