Nikmati berita interaktif dan LIVE report 24 jam hanya di TribunX
Tribun

BREAKING NEWS Update Corona 31 Desember 2021: Tambah 180 Kasus Baru, Total 4.262.720 Positif

Berikut update kasus positif virus corona atau Covid-19 di Indonesia yang tercatat pada Jumat (31/12/2021).

Penulis: Faryyanida Putwiliani
Editor: Pravitri Retno W
zoom-in BREAKING NEWS Update Corona 31 Desember 2021: Tambah 180 Kasus Baru, Total 4.262.720 Positif
Freepik/starline
Update Covid-19 Indonesia 31 Desember 2021 

TRIBUNNEWS.COM - Berikut update kasus positif virus corona atau Covid-19 di Indonesia yang tercatat pada Jumat (31/12/2021).

Hari ini, terdapat penambahan kasus virus corona sebanyak 180 kasus.

Penambahan kasus baru itu menjadikan total kasus Covid-19 di Indonesia kini menjadi 4.262.720 kasus.

Data tersebut berdasarkan data dari laman resmi covid19.go.id, pada Jumat pukul 18.17 WIB.

Kabar baiknya, sebanyak 193 pasien Covid-19 dinyatakan sembuh.

Baca juga: Jelang Pergantian Tahun dan Antisipasi Lonjakan Corona, Kapolresta Malang Kota Sambangi Sejumlah RS 

Jumlah pasien sembuh diketahui bertambah menjadi 4.114.334 pasien.

Sementara itu, pasien yang meninggal dunia akibat Covid-19 bertambah sebanyak 6 pasien.

Berita Rekomendasi

Sehingga, total pasien yang meninggal dunia karena Covid-19 menjadi 144.094 pasien.

Penambahan kasus tersebut tersebar di seluruh wilayah Indonesia.

Baca juga: Vaksinasi Covid-19 untuk Lansia Belum Tercapai hingga Akhir Tahun, Pemerintah Sebut Ada Dua Faktor

WHO Khawatir Penyebaran Varian Omicron dan Delta Picu Tsunami Covid-19

Diwartakan Tribunnews.com sebelumnya, Kepala Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah memperingatkan varian virus corona Omicron dan Delta akan memicu "tsunami" kasus Covid-19

Hal itu dikhawatirkan memberikan tekanan besar pada fasilitas kesehatan.

“Saya sangat prihatin bahwa Omicron, yang lebih menular (dan) beredar pada saat yang sama dengan Delta, menyebabkan tsunami kasus,” kata Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus Rabu (29/12/2021), seperti dilansir Al Jazeera.

Dua tahun setelah virus corona baru pertama kali muncul, pejabat tinggi badan kesehatan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) telah memperingatkan bahwa masih terlalu dini untuk mempercayai data awal yang menunjukkan Omicron menyebabkan penyakit yang lebih ringan.

Halaman
123
Sumber: TribunSolo.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
×

Ads you may like.

© 2025 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas