Tribun

Virus Corona

Vaksinasi Massal oleh BIN Diapresiasi Sebagai Bentuk Nyata Aksi Kemanusiaan

Sejak pandemi Covid-19 muncul di di Wuhan China akhir 2019 lalu, pemerintah di seluruh dunia bekerja keras.

Penulis: Hasanudin Aco
Editor: Wahyu Aji
Vaksinasi Massal oleh BIN Diapresiasi Sebagai Bentuk Nyata Aksi Kemanusiaan
Ist
ILUSTRASI Binda DIY menggelar vaksinasi Covid-19 untuk anak usia 6-11 tahun serentak di sejumlah wilayah di Yogyakarta. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sejak pandemi Covid-19 muncul di di Wuhan China akhir 2019 lalu, pemerintah di seluruh dunia bekerja keras.

Di dalam negeri, pemerintahan Presiden Joko Widodo bertindak cepat dengan mengalihkan banyak anggaran dan perhatian pemerintah pada sector kesehatan sambal melanjutkan agenda pembangunan di sektor yang lain.

Upaya mencari vaksin, termasuk usaha mengembangkan sendiri, menjadi prioritas di tengah membanjirnya pasien di berbagai rumah sakit di seluruh Indonesia.

Badan Intelijen Negara (BIN) sebagai salah satu instansi negara yang diperintahkan Presiden untuk terlibat aktif.

Aksi vaksinasi massal yang dilakukan oleh Badan Intelijen Negara sampai hari ini justru terobosan besar yang mendulang apresiasi dari berbagai pihak.

Dalam kanal YouTube “Paradigma Boni Hargens”, pengamat politik Emrus Sihombing dari Universitas Pelita Harapan, Jakarta, menyampaikan apresiasinya terhadap kinerja Badan Intelijen Negara.

“Program [vaksinasi massal] yang dilakukan oleh BIN merupakan aksi kemanusiaan. BIN sudah melakukan tupoksi yang sangat luar biasa. Ini menyangkut kemanusiaan. Dilihat dari sisi ilmu komunikasi, BIN tidak mencari citra, tetapi sebaliknya apa yang dilakukan BIN dapat membentuk citra yang baik di mata masyarakat. Citra merupakan akibat dari tindak kemanusiaan yang dilakukan BIN. Itu dua hal yang berbeda,” ujar pengamat politik senior tersebut seperti dikutip, Selasa (25/1/2022).

Lebih lanjut Emrus mengatakan instansi-instansi negara harus bekerja melampaui tupoksinya karena situasi pandemi ini sebuah kedaruratan yang membutuhkan keterlibatan semua pihak.

“Kemanusiaan menjadi hal yang mutlak dikedepankan. Oleh karena itu, apa yang dilakukan pihak BIN harus diapresiasi. Teman-teman oposisi seharusnya mengapresiasi pihak BIN dalam menangani Covid-19 melalui vaksinasi massal di seluruh Indonesia”, ujar pengajar komunikasi politik dari Universitas Pelita Harapan tersebut.

Saat dihubungi terpisah melalui telepon genggam, mantan petinggi Partai Gerindra, Arief Poyuono mengatakan Kepala BIN Budi Gunawan betul-betul pemimpin yang punya integritas.

“Kangmas BG [Budi Gunawan] patut mendapat apresiasi dari kalangan masyarakat sipil karena beliau memberikan contoh supaya semua pembantu presiden harus fokus bekerja. Ketika ada isu beberapa menteri sibuk mencari untung di tengah pandemi ini, Pak BG justru bekerja serius, tidak banyak ngomong gitu loh. Beliau itu smart. Kerjanya juga sangat jelas kok," demikian Poyuono menanggapi vaksinasi massal yang gencar dilakukan Badan Intelijen Negara.

Ikuti kami di
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas