Vaksin Covid-19 Produksi Bio Farma Masuk Uji Klinis Fase III
Bio Farma telah menyiapkan kapasitas 120 juta dosis vaksin covid-19 per tahun. Nantinya diproduksi sesuai dengan kebutuhan.
Penulis: Fitri Wulandari
Editor: Willem Jonata
Laporan Wartawan Tribunnews, Fitri Wulandari
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Vaksin Covid-19 produksi PT Bio Farma dan dikembangkan bersama Baylor College of Medicine saat ini masuk pada tahapan uji klinis fase III.
Direktur Utama PT Bio Farma, Honesti Basyir mengatakan bahwa pihaknya akan memproduksi jumlah vaksin sesuai dengan yang dibutuhkan.
Namun untuk saat ini, pihaknya telah menyiapkan 120 juta dosis.
Baca juga: Hampir 12 Miliar Dosis Vaksin Covid-19 Telah Disuntikkan Secara Global
"Untuk vaksin BUMN ini, kami telah menyiapkan kapasitas 120 juta dosis per tahun, tentunya nanti akan berproduksi sesuai dengan kebutuhan," kata Honesti, dalam virtual conference 'Kick Off Uji Klinis Fase III Vaksin Covid-19 BUMN', Kamis (9/6/2022).
Nantinya uji klinis vaksin ini akan melibatkan 4.050 subjek dengan batasan usia 18 hingga 70 tahun.
Perlu diketahui, pengembangan vaksin yang tengah masuk uji klinis fase III itu menggunakan metode Subunit Protein Rekombinan.
Sementara itu, terkait izin penggunaan darurat atau Emergency Use Authorization (EUA) vaksin ini, kata dia, ditargetkan keluar pada Juli 2022.
"Target kita Juli ini insya Allah semua berjalan lancar, EUA keluar ketika produksi," jelas Honesti.
Baca juga: Kolaborasi Vaksinasi BIN di Sulut Telah Suntikkan Jutaan Dosis Vaksin Covid-19
Jika EUA telah diterbitkan, maka vaksin ini aakan difokuskan untuk program vaksinasi dosis ketiga (booster) dan kelompok anak.
"Kemungkinan besar, prioritasnya nanti adalah untuk booster ya, kemudian adalah untuk anak," pungkas Honesti.
Kirim Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.