Tribun

Virus Corona

Vaksin AWCorna Berbasis mRNA Segera Diproduksi di Indonesia

Vaksin berbasis mRNA tak gunakan virus atau kuman yang dilemahkan atau dimatikan, melainkan materi genetik rekayasa menyerupai kuman atau virus.

Penulis: Rina Ayu Panca Rini
Editor: Willem Jonata
zoom-in Vaksin AWCorna Berbasis mRNA Segera Diproduksi di Indonesia
Freepik
ilustrasi vaksin 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Rina Ayu 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - BPOM menerbitkan izin penggunaan darurat atau emergency use authorizationEUA untuk Vaksin Covid-19 Indovac dan AWCorna.

Kepala BPOM RI Penny K. Lukito mengatakan, vaksin AWcorna merupakan vaksin Covid-19 berbasis platform mRNA yang didaftarkan oleh PT Etana Biotechnologies Indonesia (PT Etana) dan dikembangkan oleh Abogen-Yuxi Walvax, China. 

Vaksin berbasis mRNA tidak menggunakan virus atau kuman yang dilemahkan atau dimatikan, melainkan komponen materi genetik yang direkayasa agar menyerupai kuman atau virus tertentu.

AWcorna akan menjadi peluang Indonesia untuk dapat memproduksi vaksin mRNA sendiri melalui proses transfer teknologi yang saat ini sudah mulai berjalan. 

Baca juga: Stok Vaksin Covid-19 di Kota Bogor Kosong Selama 2 Minggu

"Hal ini dapat mendukung cita-cita bangsa Indonesia dalam kemandirian vaksin Covid-19 dalam negeri,” jelas Penny saat memberikan keterangan pers pada hari Jumat (30/09/2022).

Disampaikan, penting menjadi perhatian, terutama oleh pihak sarana distribusi dan fasilitas pelayanan kesehatan adalah proses penyimpanan Vaksin AWcorna pada suhu 2 – 8 derajat celcius. 

Dengan mempertimbangkan aspek keamanan, efikasi/imunogenisitas, mutu, dan pemenuhan prinsip CPOB, Vaksin AWcorna disetujui mendapatkan EUA untuk indikasi pencegahan infeksi virus SARS CoV-2 pada individu usia 18 tahun ke atas. 

Dosis sebagai vaksinasi primer adalah 15 μg/dosis yang diberikan dalam 2 dosis suntikan dengan interval 28 hari. Sebagai vaksinasi booster heterolog, diberikan dalam 1 dosis sebanyak 15 μg/dosis setelah 6 bulan dosis kedua vaksinasi primer dengan menggunakan vaksin inaktivasi (Sinovac atau Sinopharm).

Dari hasil uji klinik, efikasi Vaksin AWcorna terhadap wild type (virus Covid-19 yang belum bermutasi) sebesar 83,58 persen sementara efikasi Vaksin AWcorna terhadap varian Omicron sebesar 71,17 persen dalam mencegah kasus Covid-19 sedang (moderate). 

Selain AWCorna di hari yang sama, BPOM juga menerbitkan EUA untuk Vaksin Covid-19 produksi dalam negeri, yaitu Vaksin Indovac.

Vaksin Indovac dengan kandungan zat aktif rekombinan Receptor-Binding Domain (RBD) protein S virus SARS-Cov-2, merupakan vaksin Covif-19 dengan platform rekombinan protein subunit yang dikembangkan oleh PT Bio Farma bekerja sama dengan Baylor College of Medicine, USA. 

Vaksin ini menjadi vaksin Covid-19 pertama yang diproduksi secara lokal di dalam negeri mulai dari proses hulu hingga hilir.

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas