Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Ketua DPD RI Dorong Kepala Daerah Bikin Terobosan Kebijakan Ekonomi

Ketua DPD RI mendorong para kepala daerah untuk melakukan inovasi-inovasi dan kreasi dalam membuat terobosan kebijakan ekonomi.

Ketua DPD RI Dorong Kepala Daerah Bikin Terobosan Kebijakan Ekonomi
dok. DPD RI
Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti. 

TRIBUNNEWS.COM - Setelah terpukul oleh pandemi, sektor ekonomi di daerah diharapkan bisa kembali bangkit. Untuk itu, Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, meminta para kepala daerah, terutama yang baru dilantik, menghadirkan inovasi kebijakan di sektor ekonomi agar proses pemulihan lebih cepat.

Menurut LaNyalla, pandemi Covid-19 yang sangat luar biasa telah membuat perekonomian terganggu.

"Kondisi luar biasa ini tentu tidak bisa ditangani dengan cara biasa. Butuh cara-cara luar biasa agar perekonomian bisa segera dipulihkan. Juga dibutuhkan SDM berkualitas," tegasnya, Selasa (2/3/2021).

Dengan alasan itu, Ia mendorong para kepala daerah untuk melakukan inovasi-inovasi dan kreasi dalam membuat terobosan kebijakan ekonomi di tengah situasi keterbatasan APBD.

"Sebab, masih sedikit kepala daerah yang melakukan terobosan-terobosan inovatif. Padahal, dalam situasi seperti ini, kita butuh gebrakan. Inilah tantangan yang harus dihadapi," katanya.

Oleh karena itu, Senator asal Jawa Timur itu menilai pemilihan kepala daerah langsung oleh rakyat, diharapkan bisa membawa sesuatu yang baru, khususnya mengenai kebijakan dan strategi.

"Hal ini dibutuhkan karena kepala daerah yang mengetahui keadaan riil daerahnya. Dan tentunya ini harus didukung dengan kebijakan yang luar biasa," terangnya.

LaNyalla pun mengajak para kepala daerah untuk mengembangkan SDM daerah menjadi lebih berkualitas dan kompetitif.

"Yang harus diingat, keunggulan SDM akan menjadi tolok ukur suatu daerah. SDM yang unggul secara otomatis akan mendorong sektor lainnya untuk juga berkembang," katanya.

Alumnus Universitas Brawijaya Malang itu mengatakan, langkah yang dapat diambil dimulai dari kebijakan pendidikan.

"Kenapa pendidikan? Karena sektor yang satu ini sangat vital dalam menciptakan kualitas SDM. Kepala daerah diharapkan memprioritaskan sektor pendidikan untuk mendapatkan SDM terbaik," ujarnya.(*)

Ikuti kami di
Editor: Content Writer
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas