Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Kepala Suku di Papua Dukung LaNyalla Lanjutkan Program Jokowi di Bumi Cenderawasih

Sebagai Ketua DPD RI, LaNyalla berkomitmen kuat memperjuangkan aspirasi daerah di tingkat nasional.

Kepala Suku di Papua Dukung LaNyalla Lanjutkan Program Jokowi di Bumi Cenderawasih
DPD RI
LaNyalla melakukan pertemuan dengan sejumlah kepala suku dan pendeta di sela kunjungan kerja ke Provinsi Papua dalam rangka PON XX, Minggu (3/10/2021) malam. 

TRIBUNNEWS.COM - Sejumlah kepala suku di Papua mendukung Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti melanjutkan program-program yang dilakukan Presiden Jokowi di Papua.

Dukungan tersebut disampaikan langsung kepada LaNyalla yang tengah melakukan kunjungan kerja ke Bumi Cenderawasih (julukan Provinsi Papua) di serangkaian perhelatan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX, Minggu (3/10/2021) malam.

Hadir pada kesempatan itu Kepala Suku Puncak Jaya Derius Enumbi, Kepala Suku Kabupaten Puncak Jaya Emaus Wowda, Des Murib Kabupaten Puncak Jaya, Hendrik Yeimo pemuda Papua, Mindena Alom, Eka Yeimo, Asen Murib, Agus Wonda.

Selain kepala suku, sejumlah pendeta juga hadir dan ikut menyatakan keinginan tersebut. Mereka di antaranya Pendeta Saul Loko Kabupaten Jayawijaya/Wamena, Pendeta Simison Tabni, Pendeta Peras Tabuni, Tokoh adat Jayapura Moses Konjol.

Senator asal Papua, Herlina Murib menjelaskan, kehadiran para kepala suku dari Jayapura karena ingin bertemu langsung LaNyalla yang dianggap sosok penting bagi masyarakat Papua, juga Indonesia.

"Para kepala suku ini memiliki alasan tersendiri mendukung Pak LaNyalla. Mereka sudah tahu kiprah Pak LaNyalla selama ini sebagai sosok pemersatu bangsa dan orang yang konsisten memperjuangkan kepentingan daerah," kata Herlina di Kafe Baleta, Jayapura.

Menurut Herlina, dukungan yang diberikan kepada LaNyalla lantaran Senator asal Jawa Timur itu juga memiliki komitmen yang kuat terhadap pembangunan tanah Papua.

"Beliau punya komitmen kuat membangun Papua. Keseimbangan pembangunan itulah yang selama ini sangat diharapkan oleh masyarakat Papua," katanya.

Dikatakan Herlina, sejak zaman Orde Baru di bawah kepemimpinan Soeharto hingga saat ini, ada wilayah masyarakat Papua yang belum merasakan kesetaraan.

"Kami ingin merasakan kesetaraan. Akibat ketidaksetaraan itu, masyarakat Papua hidup dalam kemiskinan. Kami ingin kemiskinan hilang dari bumi Papua. Masih banyak wilayah Papua yang miskin," tegas dia.

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas