RRQ Hoshi Evalusi Performa Jelang Putaran Kedua MPL ID S17: Bukan Soal Draft Namun Konsistensi
RRQ Hoshi paparkan evalusi mereka menjelang putaran kedua MPL ID S17: bukan soal draft hero namun soal konsistensi yang menjadi masalahnya.
Penulis:
Muhammad Ali Yakub
Editor:
Dwi Setiawan
Ringkasan Berita:
- RRQ Hoshi paparkan evalusi kinerja mereka menjelang putaran kedua MPL ID S17.
- Masalah utama RRQ adalah sering unggul di early game namun gagal mempertahankan momentum akibat keputusan krusial yang kurang tepat.
- Dengan rekor 0-8 di dasar klasemen, peluang lolos playoff masih ada, tetapi laga melawan ONIC dan Bigetron di Week 6 akan jadi penentu.
TRIBUNNEWS.COM - Perjalanan RRQ Hoshi di ajang MPL Indonesia Season 17 masih belum menunjukkan tanda-tanda kebangkitan.
Pada Week 5 lalu, RRQ hanya memainkan satu pertandingan melawan Dewa United dengan harapan bisa memutus tren negatif.
Namun, yang terjadi justru sebaliknya, pola lama kembali terulan dan kekalahan kembali harus mereka terima.
Pada Game 1, RRQ Hoshi sebenarnya tampil cukup menjanjikan. Mereka langsung menekan sejak early game dan mampu mengontrol jalannya pertandingan.
Nahas, kesalahan krusial terjadi pada menit ke-11 ketika RRQ memaksakan teamfight di bawah turret lawan di area bottom lane.
Keputusan agresif yang kurang tepat itu justru menjadi titik balik. Dalam sekejap, keunggulan mereka terpangkas drastis hingga berbalik menjadi milik Dewa United.
Pola Lama yang Tak Kunjung Hilang
Pihak RRQ pun turut mengevalusi kinerja para pemainnya jelang memasuki putaran kedua MPL ID S17 yang digelar pekan ini mulai Jumat (1/5/2026).
Jika ditarik dari pekan-pekan sebelumnya, kekalahan ini kembali menegaskan satu masalah utama RRQ Hoshi: mereka mampu unggul, tetapi gagal mempertahankannya.
Baca juga: Hadiah MPL Indonesia Season 17: Semua Tim Dipastikan Cuan
Beberapa pola yang terus berulang:
- Unggul di early game, namun kehilangan momentum di mid game
- Sering memenangkan objektif awal, tetapi kalah dalam teamfight krusial
- Decision-making yang kurang matang di momen penting
Bahkan di Week 5 ini, masalah tersebut berkembang:
- Game 1 kalah akibat satu keputusan fatal
- Game 2 kalah karena tidak pernah benar-benar masuk ke dalam permainan
Ini menunjukkan bahwa persoalan RRQ bukan hanya soal mekanik atau draft, tetapi juga menyangkut konsistensi dan pengambilan keputusan di level tertinggi.
Klasemen dan Ancaman Nyata
Dengan hasil ini, RRQ Hoshi masih terpuruk di dasar klasemen dengan catatan 0 kemenangan dan 8 kekalahan.
Secara matematis, peluang menuju playoff memang masih terbuka karena masih ada delapan pertandingan tersisa hingga akhir Regular Season.
Namun tantangan berat sudah menanti di Week 6.
RRQ akan menghadapi dua tim kuat, yakni ONIC dan Bigetron dua tim yang saat ini justru berada dalam performa jauh lebih stabil.
Baca tanpa iklan