Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Inggris Vs Jerman, Der Panzer Bakal Pulang Duluan Jika Ikuti Pola Cocoklogi Ini

Joachim Loew berujar ada hal yang tak biasa yang terjadi dan jadi tren di EURO 2020 kali ini. Tanda Jerman bakal disikat Inggris?

Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Inggris Vs Jerman, Der Panzer Bakal Pulang Duluan Jika Ikuti Pola Cocoklogi Ini
Matthias Hangst / POOL / AFP
Reaksi pelatih Jerman Joachim Loew dari pinggir lapangan selama pertandingan sepak bola Grup F UEFA EURO 2020 antara Jerman dan Hungaria di Allianz Arena di Munich pada 23 Juni 2021. 

Berbicara soal faktor psikis, ada hal lain yang mesti jadi perhatian Loew merujuk pada konsep cocoklogi, istilah yang populer dalam masyarakat Indonesia yang merujuk pada sikap menyimpulkan sesuatu dari beberapa hal yang dianggap memiliki kemiripan.

Hal itu adalah tren gugurnya tim-tim yang berasal dari grup paling sulit di EURO 2020, Grup F.

Grup ini dihuni oleh tim-tim raksasa. Selain Prancis, ada Portugal dan tentu saja Jerman. Satu tim lainnya adalah tuan rumah Hungaria.

Baca juga: Pemain yang Andil Bikin Portugal Keok Dianggap Penipu, Keane: Andai Saya Ronaldo, Saya Skak Habis

Para pemain Jerman merayakan mencetak gol ketiga tim mereka selama pertandingan sepak bola Grup F UEFA EURO 2020 antara Portugal dan Jerman di Allianz Arena di Munich, Jerman, pada 19 Juni 2021.
Para pemain Jerman merayakan mencetak gol ketiga tim mereka selama pertandingan sepak bola Grup F UEFA EURO 2020 antara Portugal dan Jerman di Allianz Arena di Munich, Jerman, pada 19 Juni 2021. (CHRISTOF STACHE / POOL / AFP)

Hungaria sudah gugur duluan karena tak lolos ke babak 16 besar EURO 2020.

Adapun Prancis dan Portugal, seperti diketahui harus angkat koper karena secara mengejutkan ditumbangkan lawan-lawannya.

Portugal, sang juara bertahan, kalah secara menyakitkan dari Belgia. Menguasai hampir seluruh statistik pertandingan, Cristiano Ronaldo Cs kalah tipis 0-1.

Prancis tak kalah mengenaskan.

Rekomendasi Untuk Anda

Datang dengan kekuatan serba wah, Kylian Mbappe harus tertunduk lesu seusai kalah adu penalti dari Swiss.

Baca juga: Fakta-Fakta Mengejutkan di Balik Tersingkirnya Prancis dari EURO 2020, Kylian Mbappe Jadi Pesakitan

Akankah Jerman, sebagai alumnus Grup F punya nasib yang sama?

Bisa iya, bisa juga tidak.

Faktor mental dan -lagi-lagi- faktor psikologi pemain bisa jadi pembeda.

Soal itu, Jerman, si Panser baja, sepertinya sudah terbukti bisa membalikkan situasi.

Mereka ditekuk Prancis 0-1 di laga pembuka grup. Namun, Thomas Mueller Cs mampu bangkit dan melibas Portugal 4-2 di laga berikut.

Toh, masalah 'angin-anginan' yang diutarakan Joachim Loew di atas sempat juga menerpa Jerman saat ditahan imbang Hungaria 2-2 di laga akhir penyisihan grup.

Hal ini yang harus jadi perhatian Loew, plus pelapis yang mumpuni untuk tiga pemain yang diragukan tampil; Ilkay Gundogan, Antonio Rudiger, dan Robin Gosens.

Baca juga: Inggris Vs Jerman, Skandal UEFA Dituding Untungkan Inggris, Loew Ngamuk Tak Bisa Latihan di Wembley

Gelandang Inggris Jordan Henderson (kiri) melakukan selebrasi dengan rekan satu timnya sebelum gol tersebut dinyatakan offside dalam pertandingan sepak bola Grup D UEFA EURO 2020 antara Republik Ceko dan Inggris di Stadion Wembley di London pada 22 Juni 2021.
JUSTIN TALLIS / POOL / AFP
Gelandang Inggris Jordan Henderson (kiri) melakukan selebrasi dengan rekan satu timnya sebelum gol tersebut dinyatakan offside dalam pertandingan sepak bola Grup D UEFA EURO 2020 antara Republik Ceko dan Inggris di Stadion Wembley di London pada 22 Juni 2021. JUSTIN TALLIS / POOL / AFP (JUSTIN TALLIS / POOL / AFP)
Halaman 2/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Atas