Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Ibadah Haji 2020

Menimbang Keputusan Pembatalan Ibadah Haji, Pengelola Perjalanan Beberkan Plus-Minus Kebijakan Ini

Pimpinan Cabang Sahid Tour DIY, Abdullah Musa membeberkan plus-minus dari kebijakan pembatalan ibadah haji oleh pemerintah Indonesia di tahun 2020 ini

Menimbang Keputusan Pembatalan Ibadah Haji, Pengelola Perjalanan Beberkan Plus-Minus Kebijakan Ini
Tribunnews/Bahauddin/MCH2019
Suasana jemaah haji Indonesia menunggu bus sholawat untuk salat di Masjidil Haram, Jumat (26/7/2019). Cuaca panas di Makkah tak menyurutkan semangat jemaah haji Indonesia untuk salat Jumat di Masjidil Haram. 

Musa juga menjelaskan, langkah pemerintah terkait masalah ini berdampak pada finansial dari para pelaku usaha perjalanan haji dan umrah.

Di mana seharunya sudah bisa dilakukan pembukuan, tertunda akibat mundurnya jadwal keberangkatan jemaah.

"Kita sebagai travel kita otomatis ibarat secara finansial kita akan kehilangan."

"Seharusnya kita bukukan menjadi benefit atau untuk automatis pending," tuturnya.

Terakhir dampak negatifnya, pihak pengelola perjalanan juga diharuskan membuat perjanjian baru.

Mengingat harga akomodasi perjalanan ibadah haji dapat naik di tahun depan.

"Kemungkinan besar itu tahun depan harga semua hotel maupun penginapan lain akan berbeda dengan tahun ini."

"Otomatis kita harus membuat perjanjian baru lagi," ucap dia.

Baca: DPR Nilai Menag Perlu Banyak Belajar tentang Regulasi Haji dan Umrah

Biro Perjalanan dan Jemaah Legawa Terima Keputusan Pemerintah

Musa mengaku pihaknya sudah legawa menerima keputusan dibatalkannya pemberangkatan ibadah haji tahun ini.

Halaman
1234
Penulis: Endra Kurniawan
Editor: Whiesa Daniswara
Sumber: TribunSolo.com
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas