Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Jangan Pakai Kresek Hitam Lagi untuk Bagikan Daging Kurban, Ini 4 Wadah Ramah Lingkungan

Jangan lagi memakai kresek hitam untuk tempat daging kurban, ppengemasan daging kurban yang ramah lingkungan penting dilakukan demi lingkungan.

Jangan Pakai Kresek Hitam Lagi untuk Bagikan Daging Kurban, Ini 4 Wadah Ramah Lingkungan
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Jangan Pakai Kresek Hitam Lagi untuk Bagikan Daging Kurban, Ini 4 Wadah Ramah Lingkungan 

TRIBUNJUALBELI.COM - Hari Raya Idul Adha segera tiba, sayangnya kita masih dalam situasi pandemi dimana semua kegiatan wajib dijalankan sesuai protokol kesehatan.

Selain protokol kesehatan dalam rangka penyembelihan hewan kurban, ada baiknya kita juga memperhatikan pengemasan daging yang akan dibagi-bagikan.

Cita-cita warga dunia termasuk Indonesia adalah bisa bebas dari plastik, ini menyangkut pengemasan daging kurban yang biasanya pakai kresek hitam pun jadi sorotan di Indonesia.

Seperti di DKI Jakarta, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyerukan agar seluruh panitia kurban tidak lagi menggunakan plastik sekali pakai sebagai wadah daging kurban.

Menurut catatan, DKI Jakarta memproduksi 7.000 ton sampah setiap harinya. Sekitar 1.900-2.000 ton di antaranya merupakan sampah plastik.

Inovasi pengemasan tersebut juga dilakukan di Jawa Tengah.

Sejumlah rumah pemotongan hewan (RPH) sebagai tempat penyembelihan hewan kurban telah menyiapkan kemasan besek.

Manager Kampanye Perkotaan dan Energi Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Dwi Sawung menyebutkan, inovasi pengemasan daging kurban yang ramah lingkungan memang penting dilakukan.

"Iya (penting)," kata Dwi saat dihubungi Kompas.com, Senin (27/6/2020) siang.

Menurut dia, ada sejumlah bahan ramah lingkungan yang dapat digunakan untuk kemasan daging kurban.

Baca Selanjutnya ==>

Ikuti kami di
Editor: Andra Kusuma
Sumber: Kompas.com
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas