Tribun

Ibadah Haji 2022

Jelang Puncak Haji 2022 di Arafah, Jemaah Indonesia Diimbau Fokus Jaga Stamina

Jemaah Haji Indonesia diimbau untuk fokus menjaga staminanya jelang puncak Haji 2022 yang dimulai pada 9 Dzulhijjah atau Jumat (8/7/2022).

Penulis: Suci Bangun Dwi Setyaningsih
Editor: Whiesa Daniswara
zoom-in Jelang Puncak Haji 2022 di Arafah, Jemaah Indonesia Diimbau Fokus Jaga Stamina
AFP/-
Jemaah Muslim berkumpul untuk berdoa di Masjidil Haram di kota suci Mekah Arab Saudi pada 1 Juli 2022. Jemaah Haji Indonesia diimbau untuk fokus menjaga staminanya jelang puncak Haji 2022 yang dimulai pada 9 Dzulhijjah atau Jumat (8/7/2022) mendatang. 

Sebab, cuaca di Arab saat ini sedang panas ekstrem.

Selain itu, Zainut meminta jemaah haji untuk menjaga pola makan dan minum agar tidak menimbulkan masalah kesehatan.

Diketahui, sebanyak 91.106 jemaah haji Indonesia sudah diberangkatkan ke Tanah Suci hingga Sabtu (2/7/2022) tengah malam.

Saat ini, mereka terkonsentrasi di Makkah untuk menunggu puncak haji.

Adapun Wukuf di Arafah akan berlangsung pada 8 Juli 2022 (9 Zulhijah 1443 H).

Nantinya, jemaah akan mulai diberangkatkan menuju Arafah pada 7 Juli 2022.

Sementara itu, hari ini, Minggu (3/7/2022), dua kloter dijadwalkan akan tiba di Bandara Internasional King Abdul Aziz Jeddah.

Tenda-tenda di Mina sudah berdiri jelang pelaksanaan puncak ibadah haji di Armuzna, Mekkah.
Tenda-tenda di Mina sudah berdiri jelang pelaksanaan puncak ibadah haji di Armuzna, Mekkah. (Tribunnews.com/Aji Bramasta)

Ada 240 Jemaah Haji Indonesia akan Jalani Safari Wukuf di Ambulans/Kendaraan rena Faktor Kesehatan

Diberitakan Tribunnews.com, berdasarkan data Klinik Kesehatan Haji Indonesia Mekkah hingga Sabtu (2/7/2022), sebanyak 240 jemaah Indonesia tercatat akan melaksanakan wukuf melalui cara safari wukuf.

Safari wukuf merupakan berwukuf di dalam ambulans atau kendaraan.

Menurut Kepala Pusat Kesehatan Haji Kementerian Kesehatan RI, Budi Sylvana, total 240 jemaah haji tidak memungkinkan untuk wukuf.

Data ini merupakan hasil pemeriksaan yang dilakukan terhadap lebih dari 1.000 jemaah dengan risiko tinggi.

"Kondisi kesehatan 240 jemaah haji tersebut tidak memungkinkan untuk wukuf atau lempar jumrah secara mandiri," kata Budi di Mekkah, Sabtu (1/7/2022).

Budi menyebut, angka 240 orang jemaah itu sifatnya masih bisa berubah.

Baca juga: Sudah Pakai Baju Ihram di Bandara Jeddah, 46 WNI Gagal Jalani Ibadah Haji dan Dideportasi dari Saudi

© 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas