Tribun

Ibadah Haji 2022

Penelitian Ilmiah di Arab Saudi: Mencampur Air Zamzam dengan Air Biasa, Khasiatnya Tak Berubah

sebuah penelitian ilmiah di Arab Saudi, justru menyebutkan tak ada yang salah dengan metode mencampur air zamzam dengan air biasa.

Penulis: Aji Bramastra
Editor: Wahyu Aji
zoom-in Penelitian Ilmiah di Arab Saudi: Mencampur Air Zamzam dengan Air Biasa, Khasiatnya Tak Berubah
Tribunnews.com/Aji Bramasta
Seorang Zamzam Man, atau pembawa air zamzam di Hotel Diyar Al Nakheel Madinah, menuangkan air zamzam ke seorang jemaah haji asal Indonesia yang baru masuk ke hotel, Kamis (22/7/2022).   

Laporan Wartawan Tribunnews.com AJi Bramastra dari Arab Saudi

TRIBUNNEWS.COM, MEKKAH - Ada banyak oleh-oleh yang paling diharapkan dari jemaah haji setibanya di Tanah Air.

Tapi rasanya semua sepakat, oleh-oleh yang paling tinggi derajatnya, bukanlah minyak wangi, sajadah, sorban, atau tasbih, tapi tentu saja : Air Zamzam.

Zamzam, diyakini berasal dari kata zome!, zome! (berhentilah mengalir!), yang diteriakkan Hajar, ibu Nabi Ismail, saat sumur itu dikisahkan muncrat setelah tanah dipukul oleh sayap Malaikat Jibril, memang jadi barang yang paling dirindukan banyak umat Islam.

Umat muslim meyakini zamzam merupakan air terbaik yang ada di bumi ini.

Itulah mengapa umat muslim biasanya akan berdoa sebelum minum air zamzam, minta agar sakit yang ada di dalam tubuh, bisa minggat.

Apalagi, jemaah haji Indonesia juga membuat air zamzam semakin 'berkhasiat' dan berkah.

Tak jarang, para jemaah haji ini membawa air Zamzam thawaf keliling Kabah, sambil didoakan di tempat-tempat yang dikenal umat Islam sebagai tempat sakral untuk berdoa.

Sayang, air zamzam menjadi oleh-oleh yang sulit dibawa ke Tanah Air dalam jumlah banyak.

Aturan otoritas penerbangan internasional Arab Saudi hanya mengizinkan setiap jemaah membawa 5 liter air zamzam saja.

Halaman
1234
Ikuti kami di
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas