Wapres Pesan Agar Kemenag Beri Perlindungan Jemaah Lansia dari Cuaca Panas Ekstrem di Arab Saudi
Upaya perlindungan yang bisa dilakukan yakni salah satunya, Kemenag membuat panduan-panduan perlindungan diri bagi lansia dari cuaca panas.
Penulis: Rizki Sandi Saputra
Editor: Dewi Agustina
Laporan Reporter Tribunnews.com, Rizki Sandi Saputra
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kementerian Agama (Kemenag) RI mulai memberangkatkan jemaah haji Indonesia kloter pertama musim haji 1445 H/2024 M pada Minggu (12/5/2024) mendatang.
Wakil Presiden (Wapres) KH Ma’ruf Amin berpesan agar Kemenag dapat memberikan perlindungan kepada para jemaah, khususnya jemaah lanjut usia (lansia) dari cuaca panas ekstrem yang diperkirakan melanda Arab Saudi di puncak musim haji.
Baca juga: Konsul Haji Minta Maktab di Arab Saudi Pahami Budaya Jemaah Indonesia
"Karena musim haji ini diperkirakan udaranya cukup panas dan banyak kita itu yang lansia. Saya kira Kemenag harus sudah mempersiapkan diri untuk melindungi mereka," kata Wapres dalam keterangannya, Rabu (8/5/2024).
Upaya perlindungan yang bisa dilakukan yakni salah satunya, Kemenag membuat panduan-panduan perlindungan diri bagi lansia dari cuaca panas.
Tak hanya itu, Wapres juga meminta agar ada petugas dari Kemenag yang bisa mengawal langsung pelaksanaannya di tanah suci.
"Supaya mereka jangan sampai tersengat oleh hawa panas untuk mengurangi korban-korban yang (mungkin) terjadi," terangnya.
Permintaan itu disampaikan Wapres bukan tanpa sebab, saat ini beberapa negara, khususnya di kawasan Asia memang tengah dilanda gelombang panas.
Terlebih, ada beberapa negara yang mengalami gelombang panas hingga menimbulkan korban jiwa.
"Di beberapa negara itu banyak (korbannya), di Thailand saja saya baca sudah ada 30 orang meninggal karena panasnya tinggi, apalagi nanti di Saudi," ujarnya.
Baca juga: Jemaah Haji Tertua Indonesia Tahun Ini Berumur 109 Tahun dan Termuda 17 Tahun, Ini Sosok Mereka
Atas hal itu, Wapres menginstruksikan Kemenag agar betul-betul melakukan mitigasi dampak paparan cuaca panas terhadap keselamatan jemaah haji.
"Apalagi jemaah haji itu banyak dan banyak lansia. Ini penting saya kira Kemenag untuk mempersiapkan lebih awal dan melakukan antisipasi terhadap kemungkinan-kemungkinan yang terjadi di sana," tandasnya.
Jadwal Keberangkatan Haji
Kementerian Agama telah merilis jadwal pemberangkatan dan pemulangan jemaah haji Indonesia.
Jemaah dijadwalkan mulai masuk asrama pada 11 Mei dan secara bertahap diberangkatkan pada 12 Mei 2024.
"Proses pembagian kloter (kelompok terbang) dan penyusunan jadwal keberangkatan dan kepulangan jemaah sudah selesai. Kloter pertama akan mulai terbang pada 12 Mei 2024 ke Tanah Suci," terang Direktur Layanan Haji dalam Negeri Saiful Mujab melalui keterangan tertulis, Senin (6/5/2024).
Menurutnya, ada 14 asrama haji embarkasi di seluruh Indonesia yang akan melayani pemberangkatan jemaah haji.
Embarkasi tersebut adalah:
- Aceh (BTJ)
- Medan atau Kualanamu (KNO)
- Batam (BTH)
- Padang (PDG)
- Palembang (PLM)
- Jakarta Pondok Gede (JKG)
- Jakarta Saudia (CKG SV atau JKS)
- Kertajati
- Solo (SOC)
- Surabaya (SUB)
- Lombok (LOP)
- Balikpapan (BPN)
- Banjarmasin (BDJ)
- Makassar atau Ujungpandang (UPG).
Keberangkatan jemaah haji Indonesia terbagi dalam dua gelombang. Pemberangkatan gelombang pertama dijadwalkan dari 12 - 23 Mei 2024.
Sementara untuk gelombang kedua, pemberangkatan jemaah akan berlangsung dari 24 Mei - 10 Juni 2024.
Indonesia tahun ini mendapat 241.000 kuota haji.
Jumlah ini terdiri atas 213.320 jemaah haji reguler dan 27.680 jemaah haji khusus.