Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Simak Skenario Pergerakan Jemaah Haji di Arafah, Muzdalifah dan Mina

Petugas penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi telah membuat skenario perjalanan jamaah selama di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna).

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Dewi Agustina
zoom-in Simak Skenario Pergerakan Jemaah Haji di Arafah, Muzdalifah dan Mina
Tribunnews.com/M Taufik/MCH 2024
Kepala Satuan Operasional Armuzna Harun Ar-Rasyid. Petugas penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi telah membuat skenario perjalanan jamaah selama di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna). 

TRIBUNNEWS.COM, MAKKAH - Jemaah Haji Indonesia akan segera menjalankan ibadah di puncak haji 2024.

Dimulai dengan wukuf di Arafah pada 8 Zulhijah 1445 H atau 14 Juni 2024, berlanjut ke Muzdalifah dan Mina hingga 13 Zulhijah atau 19 Juni 2024.

Petugas penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi telah membuat skenario perjalanan jamaah selama di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna).

Menurut Kepala Bidang Perlindungan Jamaah sekaligus Kepala Satuan Operasional Armuzna Harun Ar-Rasyid, ada tiga gelombang keberangkatan jamaah haji Indonesia dari Makkah ke Arafah pada 8 Zulhijah 1445 H atau 14 Juni 2024.

Baca juga: Terapkan Skema Murur di Masa Puncak Haji, Jemaah Dibekali Kerikil Lempar Jumrah sejak dari Arafah

Jamaah diangkut menggunakan bus. Trip pertama yakni pada pukul 07.00 - 11.00 Waktu Arab Saudi (WAS).

Lalu trip kedua pada pukul 11.30-16.00 WAS. Dan trip ketiga pada pukul 16.30 - 21.30 WAS.

"Saat naik ke bus, akan ada petugas yang men-scan smart card setiap jamaah," kata Harun.

Rekomendasi Untuk Anda

Setelah semua jemaah naik akan dihitung dan dipastikan jumlah jamaahnya sesuai dengan manifest.

Baru kemudian pintu bus disegel dengan stiker dan diberangkatkan ke Arafah.

"Ini adalah kebijakan dari Kerajaan Arab Saudi untuk memastikan hanya jamaah haji yang memiliki visa haji resmi yang bisa masuk ke Armuzna," tandasnya.

Di Arafah, telah disiapkan tenda-tenda yang dibagi ke dalam 73 maktab.

Segel di pintu bus baru dibuka di depan maktab.

Jamaah kemudian menempati tenda-tenda yang telah disediakan sesuai dengan kloter dan rombongannya.

Baca juga: Tak Hanya untuk Jemaah Sakit, Safari Wukuf juga Difasilitasi untuk Jemaah Lansia Non Mandiri

Jamaah akan menginap satu malam di Arafah.

Pada 9 Zulhijah 1445 atau 15 Juni 2024, jamaah akan mengikuti wukuf.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas