Buya Anwar Abbas: Haji 2024 Perlu Evaluasi Komprehensif, Mina Terlalu Padat
Buya Anwar Abbas menyoroti kepadatan ekstrem di Mina dalam penyelenggaraan Haji 2024. Dengan ruang hanya 80 cm² per jemaah
Penulis:
Ilham Rian Pratama
Editor:
Acos Abdul Qodir
Dengan fungsi vital dan ruang terbatas, Mina menjadi titik paling padat dan rawan dalam pelaksanaan haji. Evaluasi terhadap kondisi Mina bukan hanya soal kenyamanan, tapi menyangkut keselamatan dan kelayakan ibadah jutaan umat.
Profil Buya Anwar Abbas
Anwar Abbas yang dikenal Buya Anwar Abbas adalah sosok ulama, akademisi, dan intelektual Muslim yang dikenal luas di Indonesia. Lahir di Balai Mansiro, Sumatera Barat, pada 15 Februari 1955, ia telah lama aktif dalam dunia dakwah, pendidikan, dan organisasi keislaman.
Saat ini, ia menjabat sebagai Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) periode 2020–2025 dan merupakan salah satu Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah.
Dengan latar belakang akademik yang kuat, Buya Anwar meraih gelar doktor di bidang syariah dari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, serta dua gelar magister di bidang ekonomi Islam dan manajemen. Ia pernah menjadi dosen tetap di Fakultas Ekonomi dan Bisnis UIN Jakarta dan aktif mengembangkan wacana ekonomi syariah di Indonesia. Pandangannya yang tajam dan lugas menjadikannya salah satu tokoh yang sering diminta pendapat dalam isu-isu keumatan, kebangsaan, dan kebijakan publik.
Baca tanpa iklan