Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Prabowo Minta Kuota Petugas Haji dari TNI dan Polri Ditambah, Ini Alasannya

Prabowo menilai keterlibatan aparat keamanan sangat penting untuk memperkuat layanan dan memastikan kelancaran operasional haji.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Igman Ibrahim
Editor: Hasanudin Aco
zoom-in Prabowo Minta Kuota Petugas Haji dari TNI dan Polri Ditambah, Ini Alasannya
Tribunnews.com/Anita K Wardhani
PETUGAS HAJI - Petugas Haji Indonesia mengiringi jemaah saat beribadah di Masjidil Haram. Tahun 2026, petugas haji dari unsur Polri dan TNI akan diperbanyak. /Foto.dok 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak menyampaikan bahwa Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan penambahan petugas haji dari unsur TNI dan Polri untuk musim haji mendatang. 

Hal itu ia sampaikan usai mendampingi Presiden Prabowo menerima Sekjen Liga Muslim Dunia di Istana Negara, Jakarta, Kamis (4/12/2025).

Dahnil menjelaskan, Prabowo menilai keterlibatan aparat keamanan sangat penting untuk memperkuat layanan dan memastikan kelancaran operasional haji.

“Itu dari TNI–Polri seperti juga perintah Presiden. Kita akan tambah supaya kemudian mereka bisa bertugas lebih baik karena lebih prima biasanya petugas dari TNI dan Polri,” kata Dahnil.

Ia mengatakan persentase penambahan personel belum diputuskan.

Namun pemerintah memastikan jumlahnya akan meningkat dibanding tahun sebelumnya.

“Persentasenya nanti kita lihat. Karena secara khusus belum kita bahas. Yang jelas bertambah, gitu,” jelasnya.

Rekomendasi Untuk Anda

Selain itu, Dahnil menyebut proses rekrutmen petugas haji untuk Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat ditunda sementara akibat bencana besar di tiga provinsi tersebut. 

Pemerintah juga menyiapkan relaksasi terkait waktu pelunasan biaya haji untuk jemaah dari wilayah terdampak.

“Kita tunda proses seleksinya sampai dengan waktu yang belum kita tentukan. Sampai dengan benar-benar siap, kemudian tiga daerah ini, tiga provinsi ini mulai stabil," pungkasnya.

Ibadah haji 2026

Ibadah Haji tahun 2026 (1447 H) akan berlangsung pada akhir Mei 2026.

Puncak haji yaitu wukuf di Arafah  26 Mei 2026.

Rencananya jamaah calon haji mulai diberangkatkan dari Indonesia pada 21–22 April 2026 dan pemulangan dilakukan mulai Juni hingga Juli 2026.

Tahun 2026 Indonesia akan memberangkatkan  221.000 jamaah calon haji dengan rincian 03.320 jamaah reguler (92 persen) dan 17.680 jamaah khusus (8%).

Saat ini Kementerian Haji dan Umrah RI telah membuka pendaftaran Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) 2026.

Formasi yang tersedia meliputi PPIH Kloter (Ketua Kloter & Pembimbing Ibadah) dan PPIH Arab Saudi (akomodasi, konsumsi, transportasi, bimbingan ibadah, serta SISKOHAT).

 

Sumber: Tribunnews.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas