PB PMII Dukung Rencana Bangun Kampung Haji di Makkah
PB PMII menilai langkah pemerintah dalam merencanakan pembangunan Kampung Haji Indonesia di Makkah sebagai sebuah terobosan maju
Penulis:
Muhammad Zulfikar
Editor:
Theresia Felisiani
Proyek ini sudah masuk tahap akuisisi aset berupa hotel dan lahan seluas 5 hektar yang berjarak sekitar 2,5 km dari Masjidil Haram.
Gambaran Umum Kampung Haji
Tujuan utama: Menyediakan akomodasi, layanan kesehatan, pusat informasi, dan fasilitas pendukung bagi jemaah haji Indonesia.
Lokasi: Sekitar 2,5 km dari Masjidil Haram, Makkah.
Aset yang dibeli: Hotel dan lahan seluas 5 hektar.
Inisiator: Presiden Prabowo Subianto, dengan pelaksana Menteri Investasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani.
Status saat ini: Sudah masuk tahap akuisisi aset melalui skema conditional sales and purchase agreement.
Manfaat Strategis
Fasilitas khusus jemaah Indonesia: Mengingat Indonesia adalah negara dengan jumlah jemaah haji terbesar di dunia (sekitar 221 ribu orang pada 2025).
Kenyamanan & keamanan: Kampung Haji akan memudahkan koordinasi, mengurangi risiko tersesat, dan meningkatkan layanan kesehatan serta logistik.
Efisiensi biaya: Dengan memiliki aset sendiri, biaya akomodasi jemaah bisa lebih terkendali.
Diplomasi & citra bangsa: Menjadi simbol kehadiran Indonesia yang kuat di Tanah Suci.