Kemenhaj Pastikan Keberangkatan Haji 2026 Tepat Waktu, Ini Jadwal dan Kesiapannya
Kemenhaj pastikan keberangkatan jemaah haji 2026 berjalan sesuai jadwal, masuk asrama 21 April hingga keberangkatan bertahap mulai 22 April 2026.
Penulis:
Lanny Latifah
Editor:
Garudea Prabawati
Ringkasan Berita:
- Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia memastikan keberangkatan jemaah haji 2026 berjalan sesuai jadwal, mulai masuk asrama 21 April hingga keberangkatan bertahap 22 April–21 Mei 2026.
- Pemerintah menyiapkan 16 embarkasi, layanan fast track di empat bandara, serta memastikan kesiapan layanan jemaah hampir 100 persen.
- Tambahan biaya operasional sebesar Rp1,77 triliun tidak dibebankan kepada jemaah, dengan keselamatan dan kenyamanan tetap menjadi prioritas utama.
TRIBUNNEWS.COM - Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia memastikan bahwa proses keberangkatan jemaah haji tahun 1447 H/2026 M akan berlangsung sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
Kepastian ini disampaikan langsung oleh Menteri Haji dan Umrah, Moch. Irfan Yusuf, dalam sosialisasi progres penyelenggaraan haji bersama media di Kantor Kementerian Haji dan Umrah, Jakarta pada Kamis, 16 April 2026.
“Seluruh tahapan operasional haji berjalan sesuai rencana. InsyaAllah, keberangkatan jemaah dimulai tepat waktu, dan seluruh layanan telah kami siapkan dengan optimal,” ujar Menhaj, dikutip dari laman haji.go.id, Minggu (19/4/2026).
Jadwal Operasional Keberangkatan Haji 2026
Berdasarkan jadwal operasional, jemaah haji mulai masuk asrama pada 21 April 2026.
Selanjutnya, keberangkatan ke Tanah Suci dilakukan secara bertahap mulai 22 April hingga 21 Mei 2026.
Adapun puncak pelaksanaan ibadah haji diperkirakan berlangsung pada 25–26 Mei 2026 saat wukuf di Arafah.
Sementara proses pemulangan jemaah dijadwalkan berlangsung mulai 1 Juni hingga 1 Juli 2026.
Selain jemaah, pemerintah juga telah mengatur keberangkatan petugas haji secara bertahap untuk memastikan kelancaran layanan di lapangan.
Tim pendahulu telah diberangkatkan sejak 13 April 2026.
Kemudian, Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Daerah Kerja Bandara dan Madinah menyusul pada 17 April 2026, serta PPIH Daerah Kerja Makkah dijadwalkan berangkat pada 24 April 2026.
Baca juga: Menhaj Minta Petugas Haji Tidak Menyalahgunakan Kewenangan Dalam Layanan Jemaah Haji
Kesiapan Layanan Keberangkatan Haji 2026
Untuk mendukung operasional haji 2026, pemerintah menyiapkan 16 embarkasi yang tersebar di seluruh Indonesia, termasuk dua embarkasi tambahan di Cipondoh dan Yogyakarta.
Tak hanya itu, layanan fast track juga disediakan di empat bandara utama, yakni Bandara Soekarno-Hatta, Solo, Juanda, dan Makassar.
Fasilitas ini bertujuan mempercepat proses keimigrasian jemaah sebelum tiba di Arab Saudi.
Menhaj menegaskan bahwa kesiapan layanan bagi jemaah, baik di dalam negeri maupun di Arab Saudi, kini telah memasuki tahap akhir.
Baca tanpa iklan