62 Ribu Jemaah Sudah Diberangkatkan, Kemenhaj Ingatkan Waspada Cuaca Panas di Tanah Suci
Memasuki hari kesebelas operasional haji, 159 kloter dengan total 62.193 jemaah serta 689 petugas telah diberangkatkan ke Tanah Suci.
Penulis:
Farrah Putri Affifah
Editor:
Whiesa Daniswara
Sebagian besar jemaah yang telah diberangkatkan kini berada di Madinah untuk menjalani ibadah awal.
Tercatat puluhan 57.955 jemaah yang tergabung dalam 149 kloter telah tiba dan menjalani aktivitas ibadah dengan tertib dan nyaman.
Secara bertahap, jemaah mulai diberangkatkan menuju Makkah untuk melaksanakan umrah wajib sebagai bagian dari rangkaian ibadah haji.
Pergerakan ini dilakukan secara terjadwal guna menghindari kepadatan serta memastikan seluruh jemaah mendapatkan layanan transportasi yang optimal.
Di Makkah, 1.551 jemaah telah tiba dan memulai persiapan menuju puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina.
Tahapan ini menjadi inti dari seluruh rangkaian ibadah haji yang membutuhkan kesiapan fisik dan mental.
Layanan Haji Dipastikan Optimal
Pemerintah melalui Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) memastikan bahwa seluruh layanan bagi jemaah berjalan dengan optimal.
Mulai dari akomodasi, konsumsi, transportasi, hingga layanan kesehatan, semuanya disiapkan untuk mendukung kenyamanan dan keamanan jemaah selama berada di Tanah Suci.
Petugas haji juga terus disiagakan di berbagai titik layanan untuk membantu jemaah.
Terutama mereka yang membutuhkan perhatian khusus seperti lansia, penyandang disabilitas, serta jemaah dengan kondisi kesehatan tertentu.
Selain itu, pemerintah menegaskan komitmennya dalam menegakkan aturan penyelenggaraan haji.
Segala bentuk pelanggaran, termasuk praktik keberangkatan non-prosedural atau haji ilegal, akan ditindak tegas demi menjaga keselamatan dan ketertiban pelaksanaan ibadah.
Kondisi Kesehatan Jemaah
Sebagian jemaah tercatat mengalami gangguan ringan hingga sedang dan telah mendapatkan penanganan melalui layanan kesehatan yang tersedia.
Sebanyak 4.246 jemaah menjalani rawat jalan, sementara lainnya dirujuk ke fasilitas kesehatan yang lebih lengkap, dikutip dari haji.go.id.
Meskipun demikian, secara umum kondisi jemaah tetap terkendali.
Baca tanpa iklan