Kemenhaj Minta Jemaah Haji Indonesia Tak Berlebihan Beli Oleh-oleh
Menurutnya, barang bawaan yang terlalu banyak berisiko menghambat mobilitas jemaah, terutama saat perpindahan antar kota.
Penulis:
Fahdi Fahlevi
Editor:
Muhammad Zulfikar
Ringkasan Berita:
- Juru Bicara Kementerian Haji dan Umrah, Maria Assegaff, mengingatkan jemaah haji Indonesia agar tidak berlebihan dalam membeli oleh-oleh selama berada di Arab Saudi.
- Hal tersebut dikatakan Maria di tengah dimulainya pergerakan jemaah dari Madinah menuju Mekkah.
- Menurutnya, barang bawaan yang terlalu banyak berisiko menghambat mobilitas jemaah, terutama saat perpindahan antar kota.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Juru Bicara Kementerian Haji dan Umrah, Maria Assegaff, mengingatkan jemaah haji Indonesia agar tidak berlebihan dalam membeli oleh-oleh selama berada di Arab Saudi.
Hal tersebut dikatakan Maria di tengah dimulainya pergerakan jemaah dari Madinah menuju Mekkah.
Baca juga: Dirut Garuda Dipanggil Prabowo, Pastikan Perjalanan Ibadah Haji Lancar
"Kami mengimbau kepada seluruh jemaah untuk bijak dalam membawa barang bawaan, termasuk saat pembelian oleh-oleh," ujar Maria dalam konferensi pers virtual, Senin (4/5/2026).
Menurutnya, barang bawaan yang terlalu banyak berisiko menghambat mobilitas jemaah, terutama saat perpindahan antar kota.
Selain itu, kelebihan bagasi juga dapat memperlambat proses distribusi barang serta mengganggu kenyamanan perjalanan, termasuk saat kepulangan ke Tanah Air.
"Barang bawaan yang terlalu banyak dapat menyulitkan mobilitas jemaah, memperlambat distribusi bagasi, serta berpotensi mengganggu kenyamanan perjalanan," katanya.
Sementara itu, pergerakan jemaah menuju Mekkah juga berlangsung bertahap, dengan 52 kloter atau 20.689 jemaah dan 212 petugas telah tiba untuk melaksanakan umrah wajib.
Baca juga: Tiba di Madinah, Puluhan Jemaah Haji Indonesia Langsung Jalani Pemeriksaan Kesehatan di Bandara
"Seluruh proses pergerakan jemaah dilakukan secara terkoordinasi dengan pengawalan petugas guna memastikan kenyamanan, keamanan, dan keselamatan jemaah," ujar Maria.
Di sisi lain, Maria menyampaikan bahwa secara umum operasional haji hingga Ahad, 3 Mei 2026 berjalan lancar dan terkendali.
Sebanyak 211 kelompok terbang (kloter) dengan total 81.992 jemaah dan 841 petugas telah diberangkatkan ke Tanah Suci.
Dari jumlah tersebut, 199 kloter dengan 77.269 jemaah dan 793 petugas telah tiba di Madinah.
Baca tanpa iklan