Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Jemaah Haji Gelombang 2 Wajib Pakai Ihram Sejak dari Embarkasi

Jemaah haji akan langsung terbang dari Indonesia menuju Jeddah dan langsung ke Makkah untuk segera melaksanakan umrah wajib.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Sri Juliati
Editor: Nuryanti
zoom-in Jemaah Haji Gelombang 2 Wajib Pakai Ihram Sejak dari Embarkasi
Media Center Haji 2026
PELAKSANAAN UMRAH - Jemaah haji melakukan tawaf, mengelilingi Ka'bah sebanyak tujuh kali, Kamis (16/4/2026). 

Laporan langsung wartawan Tribunnews.com dan Media Center Haji 2026 dari Arab Saudi, Sri Juliati

TRIBUNNEWS.COM - Fase pemberangkatan jemaah haji dari Indonesia menuju ke Arab Saudi akan memasuki gelombang ke-2 pada Kamis (7/5/2026) hari ini.

Pada pemberangkatan gelombang kedua ini, jemaah haji akan langsung terbang dari Indonesia menuju Jeddah dan langsung ke Makkah untuk segera melaksanakan umrah wajib.

Hal ini berbeda dengan pemberangkatan gelombang pertama di mana jemaah haji singgah terlebih dahulu di Madinah selama 8-9 hari.

Oleh karena itu, bagi jemaah haji yang akan berangkat pada gelombang kedua wajib mengenakan kain ihram sejak dari embarkasi sebelum keberangkatan menuju Tanah Suci.

Kepala Seksi Bimbingan Ibadah dan KBIHU PPIH Arab Saudi Daerah Kerja Makkah, Erti Herlina mengatakan, imbauan tersebut khususnya ditujukan bagi jemaah laki-laki.

Menurutnya, jemaah haji gelombang kedua akan mengambil miqat di Yalamlam yang dilakukan di dalam pesawat. Dengan demikian, penggunaan kain ihram sejak dari embarkasi dinilai lebih memudahkan.

Rekomendasi Untuk Anda

"Seluruh jemaah haji gelombang kedua ini akan mengambil miqat di Yalamlam, yaitu di dalam pesawat. Sehingga akan kesulitan jika mengganti kain ihram di dalam pesawat secara keseluruhan," kata Erti kepada tim Media Center Haji (MCH), Rabu (6/5/2026).

Ia menjelaskan, pembimbing ibadah dan ketua kloter diminta aktif mengingatkan jemaah, terutama lansia, terkait tata cara penggunaan kain ihram. Hal ini penting mengingat suhu di dalam pesawat yang cenderung dingin.

Jemaah haji juga diimbau sudah dalam kondisi bersih atau mandi ihram sejak dari embarkasi, sehingga saat di pesawat tinggal mengambil niat ihram.

Erti menambahkan, bagi jemaah yang masih ragu atau tertidur saat waktu pengambilan miqat di pesawat, niat ihram masih bisa dilakukan setibanya di Bandara Jeddah.

"Bagi yang mungkin masih ragu atau tertidur, bisa mengambil niat ketika sampai di Bandara Jeddah," ujarnya.

Lebih lanjut, Erti menekankan pentingnya menjaga larangan ihram selama perjalanan yang memakan waktu sekitar sembilan jam dari Indonesia menuju Jeddah.

"Kepada seluruh ketua kloter dan pembimbing ibadah agar terus mengingatkan larangan-larangan ihram untuk dijaga oleh seluruh jemaah haji Indonesia," katanya.

Larangan Ihram

Ihram yaitu niat seseorang untuk melaksanakan haji, yang dimulai pada batas waktu (miqat zamani) dan batas tempat (miqat makani) yang ditentukan.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas