Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Kota Makkah Semakin Padat, Arafah Bersiap, Kapan Puncak Ibadah Haji 2026?

Tamu-tamu Allah mulai memadati Makkah dan Madinah jelang puncak musim haji. Arafah, lokasi wukug pun berdenyut. Kapan puncak haji?

Tayang:
Diperbarui:
Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Sri Juliati
zoom-in Kota Makkah Semakin Padat, Arafah Bersiap, Kapan Puncak Ibadah Haji 2026?
TRIBUNNEWS.COM/ANITA K WARDHANI
DOA DI ARAFAH - Jemaah haji Indonesia berdoa di batas Arafah, kawasan terletak di dataran luas di sebelah Timur luar kota suci Makkah, Arab Saudi. Arafah berada sekitar 20 kilometer tenggara Masjidil Haram. Di sini, umat Islam berkumpul untuk melaksanakan wukuf saat puncak ibadah haji, yaitu salah satu rukun haji, pada tanggal 9 Zulhijah. Seiring semakin dekatnya puncak ibadah haji 2026, wilayah Arafah pun berdenyut. Persiapan dilakukan di lokasi wukuf. 

Peninjauan dilakukan di kawasan tenda yang disediakan Syarikah Al Bait Guest (Dhuyuf Al-Bait), yang rencananya akan menampung sekitar 103 ribu jemaah haji Indonesia.

"Kami sudah mengecek beberapa tenda, kamar mandi, dan beberapa tempat lainnya," kata Dirjen Pelayanan Haji Kemenhaj, Laksma TNI (Purn) Ian Heryawan kepada tim Media Center Haji (MCH), Sabtu (9/5/2026).

Dari hasil pengecekan, sejumlah fasilitas  masih dalam tahap penyelesaian. Pihak penyedia layanan menjanjikan seluruh kesiapan akan rampung dalam lima hari ke depan.

Ian menjelaskan, dalam satu tenda berukuran sekitar 300 meter persegi, disiapkan sekitar 238 tempat tidur. Ia memastikan kapasitas tersebut cukup untuk menampung jemaah haji.

"Kami ingin memastikan, seluruh jemaah haji Indonesia dapat memasuki tenda di Arafah dan dapat melaksanakan ibadah wukuf dengan tenang dan khidmat," ujar dia.

Untuk memudahkan penempatan, nantinya setiap tenda akan dilengkapi keterangan kapasitas, daftar kloter, serta nama-nama jemaah.

Terkait pengisian tenda, lanjut Ian, satu tenda tidak selalu ditempati jemaah yang berasal dari satu kloter penuh. 

Rekomendasi Untuk Anda

Penempatan akan diatur sesuai kapasitas, tetapi tetap memperhatikan kedekatan antarjemaah dalam satu kloter.

"Bisa campuran, karena jumlah dalam satu kloter ada yang 360 hingga 390 jemaah, sedangkan kapasitas tenda bervariasi. Namun yang pasti pemisahan kloter itu tidak berjauhan, apalagi untuk jemaah lansia agar tidak terlalu jauh," jelasnya.

Khusus bagi jemaah lansia dan penyandang disabilitas, Kemenhaj juga memastikan fasilitas seperti kamar mandi dan toilet yang disediakan telah disesuaikan dengan standar kenyamanan.

Terkait ketersediaan air, Ian menyebut aliran air sudah berfungsi di beberapa titik, tetapi belum merata di seluruh area.

Namun, pihaknya akan terus memastikan fasilitas ini dalam pengecekan selanjutnya yang dijadwalkan dilakukan lima hari ke depan.

"Jangan sampai kita diarahkan ke tempat yang bagus-bagus, nanti aslinya nggak. Kita akan pastikan bersama tim dari Kantor Urusan Haji (KUH), daker, seluruh petugas," ujarnya.

Untuk mengantisipasi kekurangan kapasitas tenda, pemerintah akan mencocokkan data kapasitas dengan jumlah jemaah secara detail.

"Di setiap tenda nanti akan ada daftar kapasitas jemaah, dan itu akan disandingkan dengan jumlah jemaah yang masuk. Lima hari ke depan ini harus kita pastikan, jangan sampai pada hari H ada yang tidak kebagian dan ini harus dipastikannya hak jemaah," tegasnya.

Jemah Haji Indonesia 117.452 Jemaah Haji Sudah Tiba di Tanah Suci 

JEMAAH HAJI INDONESIA - Foto jemaah haji Indonesia berjalan menuju Terminal Bus Syib Amir dari Masjidil Haram setelah melaksanakan umrah wajib, Jumat (1/5/2026). (Media Center Haji 2026)
JEMAAH HAJI INDONESIA - Foto jemaah haji Indonesia berjalan menuju Terminal Bus Syib Amir dari Masjidil Haram setelah melaksanakan umrah wajib, Jumat (1/5/2026). (Media Center Haji 2026) (Media Center Haji 2026/Sri Juliati)
Sumber: Tribunnews.com
Halaman 2/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas