Doa Nabi Ibrahim Agar Bisa Berangkat Haji dan Umrah yang Penuh Harapan
Doa Nabi Ibrahim AS tentang harapan agar dimudahkan menunaikan ibadah haji diabadikan dalam Al-Qur'an Surat Al-Baqarah ayat 128.
Penulis:
Muhammad Alvian Fakka
Editor:
Tiara Shelavie
3. Menjaga Silaturahmi
Menjalin hubungan baik dengan keluarga dan sesama juga dipercaya dapat memperluas rezeki. Rasulullah SAW bersabda:
“Barang siapa yang ingin diluaskan rezekinya dan dipanjangkan umurnya, maka hendaklah ia menyambung tali silaturahmi.” (HR Bukhari dan Muslim).
4. Belajar Ilmu Haji
Memahami tata cara manasik haji menjadi persiapan penting sebelum berangkat ke Tanah Suci. Dengan ilmu yang cukup, ibadah haji dapat dilakukan lebih khusyuk dan tertib.
5. Memperbanyak Talbiyah
Talbiyah merupakan bacaan yang sangat identik dengan ibadah haji:
لَبَّيْكَ اللَّهُمَّ لَبَّيْكَ لَبَّيْكَ لاَ شَرِيكَ لَكَ لَبَّيْكَ
Latin:
Labbaik Allahumma labbaik, labbaik laa syariika laka labbaik.
Artinya:
“Aku penuhi panggilan-Mu ya Allah, aku penuhi panggilan-Mu. Tidak ada sekutu bagi-Mu.”
Kisah Nabi Ibrahim Memanggil Manusia Berhaji
Usai membangun Ka'bah, Nabi Ibrahim AS diperintahkan Allah SWT untuk memanggil manusia agar menunaikan ibadah haji. Namun saat itu Nabi Ibrahim merasa ragu karena berada di lembah tandus yang sepi.
“Ya Allah, bagaimana saya bisa memanggil orang di seluruh belahan bumi sepanjang masa, sementara suaraku tidak bisa didengar mereka.”
Allah SWT kemudian menjawab bahwa tugas Nabi Ibrahim hanyalah menyampaikan panggilan, sedangkan Allah yang akan menyampaikannya kepada seluruh manusia di berbagai zaman.
“Diriwayatkan, ketika Ibrahim memanggil, bukit merunduk. Bahkan, semua yang ada di muka bumi, termasuk yang dalam rahim, mendengar dan menjawab labbaikallaahumma labbaik,” tutur Sekretaris Amirul Hajj KH Muchlis M Hanafi dalam ceramahnya di Arafah.
Kisah tersebut mengandung pesan penting bahwa manusia harus berusaha semaksimal mungkin, sedangkan hasil akhirnya diserahkan kepada Allah SWT.