Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Mulai Pagi Ini Jemaah Haji Berangkat ke Arafah Bersiap Wukuf, 3 Jam Sebelumnya Sudah Berihram 

Jemaah haji di seluruh dunia bersiap ke Padang Arafah, tanda dimulainya puncak ibadah haji mulai Senin (25/5/2026) untuk wukuf keesokan harinya.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Mulai Pagi Ini Jemaah Haji Berangkat ke Arafah Bersiap Wukuf, 3 Jam Sebelumnya Sudah Berihram 
TRIBUNNEWS.COM/ANITA K WARDHANI
DOA DI ARAFAH - Jemaah haji Indonesia berdoa di batas Arafah, kawasan terletak di dataran luas di sebelah Timur luar kota suci Makkah, Arab Saudi. Arafah berada sekitar 20 kilometer tenggara Masjidil Haram. Di sini, umat Islam berkumpul untuk melaksanakan wukuf saat puncak ibadah haji, yaitu salah satu rukun haji, pada tanggal 9 Zulhijah. Jemaah haji di seluruh dunia bersiap ke Padang Arafah, tanda dimulainya puncak ibadah haji mulai Senin (25/5/2026) untuk wukuf keesokan harinya. 

 

Ringkasan Berita:
  • Puncak ibadah haji 2026 tinggal menghitung jam. 
  • Jemaah haji di seluruh dunia sedang bersiap menuju Padang Arafah, tanda dimulainya puncak ibadah haji mulai Senin (25/5/2026).
  • Setibanya di Arafah, jemaah akan melakukan wukuf pada 9 Zulhijjah 1447H yang bertepatan dengan Selasa (26/5/2026).
  • Rangkaian ibadah di puncak haji kemudian dilanjutkan ke Muzdalifah dan Mina.  

 

TRIBUNNEWS.COM , MAKKAH - Puncak ibadah haji 2026 tak lama lagi,hanya dalam hitungan jam, jemaah haji akan melaksanakan prosesi ibadah di Arafah, Muzdaifah dan Mina (Armuzna). 

 
Jemaah haji di seluruh dunia sedang bersiap menuju Padang Arafah, tanda dimulainya puncak ibadah haji mulai Senin (25/5/2026).

Baca juga: 10 Doa Mustajab saat Wukuf di Arafah agar Haji Mabrur dan Penuh Berkah


Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi menerapkan skema pemberangkatan jemaah haji Indonesia menuju Arafa mulai 8 Dzulhijjah 1447 H atau Senin, 25 Mei 2026.

Sebanyak 527 kloter jemaah haji Indonesia dijadwalkan bergerak secara bertahap dari Makkah menuju Arafah mulai pukul 07.00 Waktu Arab Saudi (WAS). 

Melalui Media Center Haji (MCH), Kepala Bidang Transportasi PPIH Arab Saudi, Syarif Rahman mengatakan telah menyusun jadwal dan standar operasional prosedur (SOP) yang ketat agar proses keberangkatan berjalan tertib dan tidak terjadi penumpukan jemaah di hotel maupun keterlambatan bus.

Sejumlah Jemaah Haji Indoensia yang tengah melakukan Wukuf di Arafah. Arab Saudi. Kamis (5/6/2025). Setelah mengikuti proses wukuf, jemaah haji Indonesia secara bertahap akan diberangkatkan ke Muzdalifah mulai pukul 19.00 WAS atau setelah masuk waktu Magrib. (TRIBUNNEWS.COM/Dewi Aguistina)
Sejumlah Jemaah Haji Indoensia yang tengah melakukan Wukuf di Arafah. Arab Saudi. Kamis (5/6/2025). Setelah mengikuti proses wukuf, jemaah haji Indonesia secara bertahap akan diberangkatkan ke Muzdalifah mulai pukul 19.00 WAS atau setelah masuk waktu Magrib. (TRIBUNNEWS.COM/Dewi Aguistina) (/TRIBUNNEWS.COM/Dewi Aguistina)
Rekomendasi Untuk Anda

"Trip pertama dari Makkah akan dimulai pukul 07.00 pagi, karena itu kami membuat SOP yang wajib dipatuhi jemaah," kata Syarif kepada tim Media Center Haji (MCH) di Makkah, Rabu (20/5/2026) malam.

Dalam skema tersebut, jemaah diminta mulai menyiapkan seluruh kebutuhan enam jam sebelum keberangkatan menuju Arafah.

Kemudian, tiga jam sebelum keberangkatan, seluruh jemaah sudah diwajibkan mengenakan pakaian ihram.

"Satu jam sebelum berangkat, jemaah sudah harus turun dan berkumpul di lobi hotel," ujarnya.

Menurut Syarif, seluruh jadwal pergerakan sudah diatur secara detail agar keberangkatan menuju Armuzna dapat berjalan tepat waktu.

Baca juga: Sehari Jelang Puncak Haji, Petugas Bergerak ke Arafah Siapkan Tenda dan Konsumsi Jemaah

"Kalau jadwal itu dipatuhi dan dipahami oleh semua pihak, insya Allah tidak ada keterlambatan pada saat pergerakan ke Armuzna," katanya.

Pola pengaturan serupa juga akan diterapkan saat pergerakan jemaah dari Arafah menuju Muzdalifah, Mina, hingga kembali lagi ke Makkah.

Seluruh mobilisasi jemaah nantinya dikontrol langsung oleh Ketua Regu (Karu) yang bertanggung jawab terhadap masing-masing kelompok jemaah.

Sesuai Minatmu
Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas