Kemenhaj Minta Jemaah Haji Perbanyak Minum dan Waspadai Cuaca Panas di Mina
Jemaah haji diminta memperbanyak minum air putih dan mengonsumsi makanan secara teratur di tengah cuaca panas di tanah suci.
Penulis:
Fahdi Fahlevi
Editor:
Hasanudin Aco
Ringkasan Berita:
- Kementerian Haji dan Umrah mengimbau jemaah haji Indonesia untuk menjaga kesehatan selama fase Mina karena cuaca siang hari masih sangat panas.
- Juru bicara menteri, Maria Assegaff , meminta jemaah memperbanyak minum air putih, makan teratur, menggunakan payung dan pelindung kepala, serta membatasi aktivitas fisik yang tidak mendesak.
- Perhatian khusus diberikan kepada jemaah lanjut usia, penyandang disabilitas, perempuan, dan jemaah berisiko tinggi.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Juru Bicara Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj), Maria Assegaff, mengimbau jemaah haji Indonesia untuk terus menjaga kesehatan selama fase Mina karena kondisi cuaca pada siang hari masih cukup panas.
Maria meminta jemaah membatasi aktivitas fisik yang tidak mendesak dan memperhatikan asupan cairan selama menjalani rangkaian ibadah di Mina.
"Kami juga menghimbau jemaah untuk terus menjaga kesehatan. Kondisi cuaca di Mina pada siang hari memang masih cukup panas," kata Maria dalam keterangan tertulis, Jumat (29/5/2026).
Menurutnya, jemaah diminta memperbanyak minum air putih dan mengonsumsi makanan secara teratur.
Jemaah juga diimbau menggunakan payung dan pelindung kepala saat berada di luar tenda.
"Maka dari itu, kami meminta jemaah untuk memperbanyak minum air putih, mengonsumsi makanan secara teratur, menggunakan payung dan pelindung kepala saat berada di luar tenda, serta membatasi aktivitas fisik yang tidak mendesak," ujarnya.
Maria juga meminta perhatian khusus diberikan kepada jemaah lansia, penyandang disabilitas, perempuan, dan jemaah dengan risiko kesehatan tinggi.
Ia meminta keluarga kloter, ketua rombongan, ketua regu, hingga sesama jemaah saling membantu dan memastikan jemaah rentan tidak bergerak sendiri menuju Jamarat.
"Jangan biarkan jemaah rentan bergerak sendiri menuju Jamarat," katanya.
Maria menambahkan, apabila terdapat jemaah yang terlihat kelelahan, kebingungan, terpisah dari rombongan, atau mengalami gangguan kesehatan, maka harus segera dilaporkan kepada petugas maupun pos terdekat agar dapat segera ditangani.
"Jika terdapat jemaah yang terlihat kelelahan, kebingungan, terpisah dari rombongan, atau mengalami gangguan kesehatan, segera laporkan kepada pos-pos terdekat atau petugas terdekat agar dapat ditangani dengan cepat," ujarnya.
Ia memastikan Kementerian Haji dan Umrah terus memperkuat seluruh layanan selama fase Mina, mulai dari transportasi, akomodasi, konsumsi, kesehatan, bimbingan ibadah hingga perlindungan jemaah sampai seluruh rangkaian Armuzna selesai.