Arif Hidayat: Waspada Terhadap Penipuan di Media Digital, ini Ciri-Cirinya!
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) bersama Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) menyelenggarakan seminar online mengangkat tema: "Pemanfaatan Literasi Digital sebagai Sarana untuk Memahami dan Menghindari Penipuan", Sabtu (13/8/2022) dikemas melalui platform zoom meeting. Webinar menghadirkan tiga pembicara yang mumpuni pada bidangnya, yaibu: Semuel Abrijani Pangerapan, B.Sc. (Dirjen Aplikasi Informatika (APTIKA) Kementerian Kominfo RI), Dr. Achmad Maulani (Tenaga Ahli Wakil Ketua DPR RI) dan Arif Hidayat (Pegiat Literasi Digital). Seminar ini merupakan dukungan Kominfo terhadap Program Webinar yang melibatkan berbagai elemen masyarakat. Webinar tersebut memiliki beberapa tujuan di antaranya adalah untuk mendorong masyarakat agar mengoptimalkan pemanfaatan internet sebagai sarana edukasi dan binis; memberikan informasi yang lengkap kepada masyarakat terkait pembangunan Infrastruktur TIK yang dilakukan oleh Pemerintah khususnya oleh Dirjen APTIKA Kementerian Kominfo; mewujudkan jaringan informasi serta media komunikasi dua arah antara masyarakat dengan masyarakat maupun dengan pihak lainnya. Semuel Abrijani Pangerapan biasa disapa Semmy mengawali paparanya melalui video, menjelaskan bahwa "Pesatnya perkembangan teknologi yang semakin maju dengan adanya panedemic covid-19 telah mendorong kita untuk berinteraksi dan melakukan berbagai aktivitas melalui platform digital, kehadiran teknologi sebagai bagian dari kehidupan masyarakat inilah yang semakin mempertegas bahwa kita berada di era percepatan trasnformasi digital," jelas Semmy dalam tanyangan videonya. Semmy melanjutkan, "KOMINFO mengemban pada Presiden Joko Widodo sebagai garda terdepan dalam memimpin upaya percepatan transformasi digital bangsa Indonesia. Dalam mencapai visi dan misi tersebut kementrian KOMINFO berperan sebagai regulator, fasilitatir, eksalator di bidang digital di indonesia. Dalam rangka menjalankan salah satu mandat tersebut terkait pengembangan SDM digital kementrian KOMINFO bersama gerakan nasional literasi digital, serta jejaring hadir untuk memberikan perhatian informasi digital yang menjadi kemampuan digital ditingkat dasar bagi seluruh lapisan masyarakat Indonesia. Oleh karena itu, diperlukan kolaborasi yang baik masyarakat dengan pemerintah agar masyarakat tidak tertinggal dalam proses percepatan transformasi digital, " tutup Semmy. Dilanjutkan paparan materi Achmad Maulani, menjelaskan bahwa "Beberapa perilaku milenial adalah kecanduan internet, mudah pindah ke lain hati, lebih menyukai transaksi secara non-tunai, kerja cerdas dan cepat, bisa multitasking, liburan kapan saja dan dimana saja, dan acuh terhadap isu politik. Karena kehidupan sehari-hari generasi milenial sangat kental dengan penggunaan internet, maka sangat diharapkan untuk para generasi milenial untuk tidak terjebak pada “lubanghitam” media sosial sehingga acuh dan apatis terhadap lingkungan sekitar, " jelas Achmad Maulani, Tenaga Ahli Wakil Ketua DPR RI ini. Terakhir paparan Arif Hidayat, yang menyampaikan "Kita semua harus waspada terhadap penipuan di media digital. Ciri-ciri penipuan adalah harga barang jauh lebih mudah, akun media sosial baru dibuat, menolak bayar di tempat, toko tidak mau didatangi, menolak mengirim foto/video produk, dan minim informasi produk. Tips agar aman dari penipuan adalah memeriksa identitas penjual & ulasan produk, pastikan keaslian foto produk, belanja di situs online terpercaya, baca hak konsumen, jangan beli apabila terlalu bagus & murah, pastikan pembayaran secara aman, dan memakai jasa pengiriman terpercaya, " terang Pegiat Literasi Digital. Arif Hidayat ini. Dengan adanya acara ini diharapkan masyarakat dapat melakukan literasi digital sebagai dukungan kepada pemerintah mewujudkan transformasi digital Indonesia. //fx ismanto
#Webinar Kemenkominfo
#Semuel Abrijani Pangerapan Dirjen Kemenkoinfo
#Achmad Maulani
#Arif Hidayat (Pegiat Literasi Digital)
