Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun Images
LIVE ●

Literasi Digital Tema Transformasi Digital dan Implementasinya, Foto 1 #1932916 - TribunNews.com

Literasi Digital Tema Transformasi Digital dan Implementasinya

zoom-in Literasi Digital Tema Transformasi Digital dan Implementasinya

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kementerian Kominfo) bersama Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) telah menyelenggarakan seminar online yakni Literasi Digital dengan mengusung tema: 'Transformasi Digital dan Implementasinya", Senin (1/8/2022) dikemas dalam bentuk platform zoom meeting.          Seminar Literasi Digital ini, menghadirkan empat narasumber yang berkompeten pada bidangnya, yaitu: Fadhlullah (Anggota Komisi I DPR RI), Semuel Abrijani Pangerapan (Dirjen Aplikasi Informatika Kementerian Kominfo RI), Teuku Kamaruzzaman (Staff Khusus pada Lembaga WaliNanggroe) dan Sri Yunanto (Associate Pofessor, Graduate School of Political Science Muhammadiyah University Jakarta).            Seminar Literasi Digital ini merupakan inisiasi yang didukung oleh Kementerian Kominfo terhadap Program Literasi Digital yang melibatkan berbagai elemen masyarakat, dengan memiliki beberapa tujuan, diantaranya yakni untuk mendorong masyarakat agar mengoptimalkan pemanfaatan internet sebagai sarana edukasi dan bisnis, memberdayakan masyarakat agar dapat memilah dan memilih informasi yang dibutuhkan dan bermanfaat, memberikan informasi yang lengkap kepada masyarakat terkait pembangunan Infrastruktur TIK yang dilakukan oleh Pemerintah khususnya oleh Ditjen APTIKA, serta mewujudkan jaringan informasi serta media komunikasi dua arah antara masyarakat dengan masyarakat maupun dengan pihak lainnya.             Paparan diawali oleh Fadhlullah menyampaikan, "Aceh masih tertinggal di berbagai sektor,dalam hal ini, Aceh diharapkan mampu bangkit dan mengejar ketertinggalan yang terjadi. Salah satunya melalui literasi digital saat ini, memperkuat kemampuan digital begitup enting bagi kehidupan masyarakat Aceh. Nantinya, apapun yang menjadi pertanyaan para peserta, dapat di tanyakan pada literasi digital hari ini, buktikan bahwa perlahan tapi pasti Aceh akan bangkit di berbagai sektor, semoga kedepannya dapat melahirkan hasil yang lebih baik dan positif dari bahan baku yang tersedia untuk dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya".           Dilanjutkan Semuel Abrijani Pangerapan, menyampaikan, "Sebagai mana yang telah diketahui bersama, dampak pandemi dan pesatnya teknologi telah mengubah cara kita beraktivitas dan bekerja. Kehadiran teknologi sebagai bagian dari kehidupan masyarakat inilah yang semakin mempertegaskan kita sedang menghadapi era disubsi teknologi. Untuk mengahadapi hal tersebut, kita semua harus mempercepat kerjasama kita dalam mewujudkan agenda trasnformasi digital Indonesia. Bersama-sama wujudkan cita-cita bangsa Indonesia dengan menjadikan masyarakat madani berbasis teknologi. Kemampuan yang kita miliki serta keunggulan yang terus dijaga akan membawa bangsa Indonesia menjadi bangsa yang hebat dan besar, serta menjadi unggul dalam segi sumberdaya manusia."           Berikutnya paparan Teuku Kamaruzzaman. menjelaskan "Industri kreatif di Indonesia tengah menjadi sorotan. Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki potensi besar untuk perkembangan ekonomi digital. Diantaranya yakni adanya perdagangan online, lapangan pekerjaan dan konsumen online yang masif. Ekonomi digital menjadi komponen utama yang digunakan masyarakat merespon perkembangan digital. Peran kaum milenial juga menjadi hal yang penting. Aceh saat ini terdapat PT. Karya Akselerasi Digital yang terdiri dari fresh graduate yang memanfaatkan masifnya perkembangan media sosial secara global untuk kesejahteraan masyarakat. Pemerintah lebih bisa memberikan pendidikan secara langsung teori maupun praktek."           Terakhir pemaparan Sri Yunanto (Associate Pofessor, Graduate School of Political Science Muhammadiyah University Jakarta). yang menjelaskan bahwa, "Pilihannya adalah ikut atau tergilas perkembangan zaman yang ada saat ini. Presiden Jokowi mengingatkan kita 3 hal yakni krisis ekonomi, pangan dan energi. Terdapat dua contoh nyata berkaitan dengan hal ini. Ada usaha kecil yang justru berkembang sedangkan ada perusahaan besar justru kolaps. Hal ini menyadarkan kepada kita bahwa penggunaan teknologi digital sudah tidak terelakan. Teknologi Digital ini begitu memiliki peran yang sangat besar, karena di dalam demokratisasi, salah satunya yakni kebebasan media, berekspresi, dll tergambar pada public spare yang ada dan terus hidup di dalam masyarakat. Salah satunya yakni wacana pemilu yang dilakukan secara online, sehingga lebih efisien dan efektif. Namun, disamping itu pula, terdapat dampak negatif yakni permasalahan-permasalahan seperti, cyber crime, konspirasi, cyber virus, hacking, banking fraud, atau ujaran kebencian. Survival of the fittest sesuai dengan keadaan saat ini, dimana yang memiliki kecanggihan teknologi lebih unggul dapat menguasai yang belum unggul.  Diharapkan yang menguasai ruang digital bukan hanya beberapa golongan saja melainkan seluruhnya. Indonesia diharapkan mampu menjadi pemain ekonomi. Pemerintah bertanggung jawab untuk menciptakan ekosistem dan membangun infrastruktur terbaik untuk kesejahteraan masyarakat, diantaranya yakni Zero Blank Spot, memiliki satelit sendiri, Hardware dibuat lebih murah, aturan-aturan agar lebih bertanggung jawab." //XIS

Editor
Byline/Fotografer
IST/HO
Byline Title
IST/HO
Category
teknologi
Date Created
202200801
Credit
TRIBUNNEWS.COM
Source
TRIBUNNEWS.COM
City
Jakarta
Province
DKI Jakarta
Country
Indonesia
Copyright
TRIBUNNEWS.COM
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas