Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Images
LIVE ●

Semangat Menghargai Keberagaman di Indonesia Dalam Bersosial Media, Foto 1 #1966606 - TribunNews.com

Semangat Menghargai Keberagaman di Indonesia Dalam Bersosial Media

zoom-in Semangat Menghargai Keberagaman di Indonesia Dalam Bersosial Media

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kementerian Kominfo bersama DPR RI menyelenggarakan seminar online angkat tema "Semangat Menghargai Keberagaman di Indonesia dalam Bersosial Media", Senin (22/5/2023) dikemas melalui platform zoom meeting.   Seminar menghadirkan tiga pembicara yang mumpuni pada bidangnya yaitu: Dr. Ir H. Helmy Faishal Zaini (Anggota Komisi I DPR RI), Prof. Dr. Henri Subiakto (Guru Besar Komunikasi Universitas Airlangga Surabaya) dan Miptahudin Kahiri, MS (Direktur Sutriawan Institut).   Seminar ini merupakan dukungan Kominfo terhadap Program Seminar Merajut Nusantara yang melibatkan berbagai elemen masyarakat Webinar memiliki beberapa tujuan salah satunya adalah untuk mengedukasi masyarakat agar mendapatkan pengetahuan tentang bagaimana cara Semangat Menghargai Keberagaman di Indonesia dalam Bersosial Media pada saat ini.   Helmy Faishal Zaini mengawali sambutannya menyampaikan bahwa, "Sila 5 dalam Pancasila merupakan pilar pemerastu bangsa sekaligus menjadi spirit roh kehidupan bangsa dan agama, tidak ragu menjadikan Pancasila terutama menjalankan nila-nilainya dikehidupan sehari-hari terutama di lingkungan keluarga.   "Bahwa keluarga yang menjalankan ajaran Pancasila yang utama adalah ketuhanan yang maha esa adalah menjalankan tugas sebagai umat beragama untuk melaksanakan ajarannya masing-masing dalam pedomam hidup dalam kehidupan kebangsaan kenegaraan. Sila kemanusiaan yang adil dan beradap adalah cermin bahwa memiliki empati kemanusiaan yang dimulai tumbuh kembang di kehidupan keluarga. Sila persatuan Indonesia spirit sekaligus modal dasar untuk senantiasa mebangun toleransi dalam kehidupan kebangsaan dengan adanya perbedaan agama, suku, ras dan etknik lainnya, " terang Helmy.   Dilanjutkan Henri Subiakto, menjelaskan terkait Semangat Menghargai Keberagaman di Indonesia dalam Bersosial Media. "Indoesia itu merupakan mosaic indah di katulistiwa yang mana jumlah penduduk di Indonesia sekitar 274,9 juta dengan 480 etnis dan 700 sub etnis. Keragaman sosial disatukan dalam wadah kebangsaan Pancasila. Indonesia di Era Digital, kita sebagai pengguna media digital harus selalu menghargai berbagai macam perbadaan suku dan bangsa, " jelas Henri.   Henri juga mengatakan, Masa depan itu kehidupan Bersama teknologi yang terus berkembang yang mana generasi sekarang memiliki tantangan yang sangat berat dan kesulitan hadapi generasi setelahnya karena banyak kecakapan yang tidak relevan secara teknologi dan model bisnis.   "Tentang manfaat media sosial untuk menjaga Indonesia yaitu memanfaatkan media sosial sebagai lahan edukasi wawasan kebangsaan yang dapat memperkuat persatuan bangsa, Bersama-sama membahu untuk menjaga NKRI dari ancaman konflik dan perpecahan bangsa, menjaga Marwan dan keamanan keluarga, penyebarluasan konten positif agar negara aman sehingga rakyat bisa tenang beraktifitas, dan juga jika negara hancur maka korbanya adalah rakyat yang tak bisa lagi tenang beraktifitas, " tambah Henri.   Miptahudin Kahiri, sebagai Direktur Sutriawan Institut menjelaskan terkait lanskap keragaman di Indonesia, Keragaman adalah kondisi masyarakat di mana terdapat perbedaan dalam berbagai bidang terutama, suku, ras, bahasa, agama, dan budaya.   "Beberapa persentase dalam keragaman di Indonesia dimulai dari suku, ras, bahasa, agama, dan budaya. Kita memiliki banyak ratusan bahkan jutaan perbedaan di Indonesia. Media sosial atau sosial media adalah platform digital yang memfasilitasi penggunanya untuk saling berinteraksi atau membagikan konten berupa tulisan, foto, dan video, " kata Miptahudin.   Dan lanjutnya, "Media sosial juga menyediakan fasilitas untuk melakukan aktivitas sosial bagi setiap penggunanya sebagai sebuah sarana untuk bersosialisasi satu sama lain dan dilakukan secara daring, yang memungkinkan untuk saling berinteraksi tanpa dibatasi ruang dan waktu, " tambah Miptahudin. //xis

Editor
Byline/Fotografer
HO
Byline Title
HO
Category
teknologi
Credit
TRIBUNNEWS.COM
Source
TRIBUNNEWS.COM
City
Jakarta
Province
DKI Jakarta
Country
INDONESIA
Copyright
TRIBUNNEWS.COM
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas