Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun Images
LIVE ●

Sturman Panjaitan, Analog Switch Off (ASO) Harus Didukung Penuh, Foto 1 #1946072 - TribunNews.com

Sturman Panjaitan, Analog Switch Off (ASO) Harus Didukung Penuh

zoom-in Sturman Panjaitan, Analog Switch Off (ASO) Harus Didukung Penuh

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kementerian Kominfo) bersama Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) menyelenggarakan seminar online mengangkat tema "Sosialisasi Analog Switch Off (ASO) dan Seremoni Penyerahan bantuan Set Top Box (STB), Selasa (22/11/2022) secara hybrid dan virtual zoom meeting.       Seminar menghadirkan tiga pembicara yang mumpuni pada bidangnya yaitu: Mayjen. TNI. Mar. (Purn) Sturman Panjaitan, SH. (Anggota Komisi I DPR RI), Dr. Rosarita Niken Widyastuti, M.Si. (Staf Khusus Kementerian Kominfo RI) dan Pdt. Daniel Manik, S.PAK (Pendeta).       Sturman Panjaitan yang menjabat sebagai Anggota Komisi I DPR RI mengawali sesi pertama yang menjelaskan. "Kebijakan terkait dengan Analog Switch Off ini harus di dukung penuh dan harus segera terealisasi. Hal ini dibutuhkan agar Indonesia bisa tetap up to date dengan perkembangan jaman. Langkah yang saat ini diberlakukan, memang bukan langkah yang mudah, oleh karena itu, saya mengajak para hadirin untuk bisa mengimplementasikan dan turut mensukseskan program pemerintah yang satu ini. Di sisi lain, pemerintah saat ini juga tengah gencar dalam membangun infrastruktur serta mensosialisasikan terkait kebijakan ini, " jelas Sturman dalam sambutannya.      Selanjutnya paparan Rosarita Niken Widiastuti selaku Staf Khusus Kementerian Kominfo RI menjelaskan. "Setidaknya terdapat lima urgensi kenapa kita harus segera beralih dari TV analog, ke TV digital. Adapun poin yang menjadi urgensi tersebut yakni: (1) Penyiaran yang berkualitas; (2) Efisiensi penggunaan frekuensi, yang nantinya akan mendorong perekonomian; (3) Penataan frekuensi, yang nantinya akan berdampak pada kemajuan ekonomi digital dan industri; (4) Tersedianya digital dividend; (5) Menghindari sengketa dengan negara lain terkait dengan intervensi spektrum frekuensi, " terang Rosarita Niken Widiastuti.      Selain memaparkan terkait urgensi yang harus kita perhatikan dalam beralih dari TV analog ke siaran TV digital, Rosarita juga mengungkapkan bahwa Indonesia termasuk ke dalam negara yang paling akhir dalam mempersiapkan ASO untuk regional Asia Tenggara bersama dengan Timor Leste. Berangkat dari itu, saat ini pemerintah tengah giat dalam membangun infrastruktur guna kebijakan tersebut bisa terealisasi dengan baik.     Terakhir materi Pdt. Daniel Monik, menyampaikan bagaimana kebijakan Analog Switch Off ini dari sudut pandang teologi Kristen. "Dalam sudut pandang ke-kristenan, teknologi itu bagaikan sesuatu yang mengalir dalam artian teknologi terus berkembang mengalir sesuai dengan perkembangan jaman. Oleh karena itu, kita boleh mengikuti teknologi, bahkan kita di perkenankan untuk menguasai teknologi. Namun jangan sampai kita yang dikuasai oleh teknologi, " tutup Pdt. Daniel Monik.     Seminar ini merupakan dukungan Kominfo terhadap kebijakan Analog Swich Off (ASO) yang melibatkan berbagai elemen masyarakat. Webinar tersebut memiliki beberapa tujuan di antaranya adalah Mendorong masyarakat agar mengoptimalkan pemanfaatan internet sebagai sarana edukasi dan bisnis; Mendorong masyarakat menuju TV Digital; Memberdayakan masyarakat agar dapat memilah dan memilih informasi yang dibutuhkan dan bermanfaat; Memberikan informasi yang lengkap kepada masyarakat terkait pembangunan infrastruktur TIK yang dilakukan oleh pemerintah khususnya Kementrian Kominfo; Mewujudkan jaringan informasi serta media komunikasi komunikasi dua arah antara masyarakat dengan masyarakat maupun dengan pihak lainnya.      Dengan adanya acara ini diharapkan masyarakat dapat melakukan literasi digital sebagai dukungan kepada pemerintah mewujudkan transformasi digital Indonesia. //xis

Editor
FX Ismanto
Byline/Fotografer
IST/HO
Byline Title
IST/HO
Credit
TRIBUNNEWS.COM
Source
TRIBUNNEWS.COM
Copyright
TRIBUNNEWS.COM
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas