Tak Ada Larangan Kunjungan ke Jepang
Departemen Perhubungan Jepang menegaskan tidak ada larangan perjalanan ke Jepang pasca gempa, tsunami
Penulis:
Srihandriatmo Malau
Editor:
Gusti Sawabi
TRIBUNNEWS.COM, TOKYO-- Departemen Perhubungan Jepang menegaskan tidak ada larangan perjalanan
ke Jepang pasca gempa, tsunami yang berdampak rusaknya Pembangkit Listrik Tenaga
Listrik Fukushima Daiichi.
Departemen Perhubungan mengingatkan maskapai penerbangan dan pelayaran, International Air Transport Association dan Organisasi Maritim Internasional bahwa tidak ada larangan perjalanan ke Jepang. Demikian diumumkan pemerintah Jepang, dikutip dari kantor berita Nikkei, Selasa (22/3/2011).
Dengan beberapa operator penerbangan maupun pelayaran membatalkan layanan untuk daerah Tokyo, pemerintah langsung mengambil langkah-langkah ekstra. Langkah ini juga diambil dengan ketat menjaga darurat di pembangkit listrik tenaga nuklir Fukushima Daiichi yang dinilai "merusak" citra Jepang sebagai tujuan perjalanan.
Selain itu, pemerintah Negeri Matahari Terbit ini juga akan memberikan informasi yang sama ke semua kedutaan Jepang di luar negeri dan kedutaan asing di Jepang bahwa negerinya aman bagi kunjungan wisata.
Organisasi Penerbangan Sipil Internasional juga mengatakan bahwa penerbangan internasional dapat terus berjalan normal ke dan dari Jepang. Meskipun demikian, Deutsche Lufthansa AG dan Alitalia SpA mengalihkan penerbangan reguler ke Narita International Airport ke bandara lain di Jepang.
Departemen Perhubungan mengingatkan maskapai penerbangan dan pelayaran, International Air Transport Association dan Organisasi Maritim Internasional bahwa tidak ada larangan perjalanan ke Jepang. Demikian diumumkan pemerintah Jepang, dikutip dari kantor berita Nikkei, Selasa (22/3/2011).
Dengan beberapa operator penerbangan maupun pelayaran membatalkan layanan untuk daerah Tokyo, pemerintah langsung mengambil langkah-langkah ekstra. Langkah ini juga diambil dengan ketat menjaga darurat di pembangkit listrik tenaga nuklir Fukushima Daiichi yang dinilai "merusak" citra Jepang sebagai tujuan perjalanan.
Selain itu, pemerintah Negeri Matahari Terbit ini juga akan memberikan informasi yang sama ke semua kedutaan Jepang di luar negeri dan kedutaan asing di Jepang bahwa negerinya aman bagi kunjungan wisata.
Organisasi Penerbangan Sipil Internasional juga mengatakan bahwa penerbangan internasional dapat terus berjalan normal ke dan dari Jepang. Meskipun demikian, Deutsche Lufthansa AG dan Alitalia SpA mengalihkan penerbangan reguler ke Narita International Airport ke bandara lain di Jepang.